Jumat, 03 Agustus 2012

memuliakan batu Kumala (Yu) dan merendahkan batu Min (koral)

Zi-Gong bertanya kepada Shenren Kongzi, “Memberanikan bertanya, mengapa seorang Junzi memuliakan batu Kumala (Yu) dan merendahkan batu Min (koral)? apakah hal itu karena batu Yu itu sedikit dan batu Min itu banyak jumlahnya?”

Shengren Kongzi menjawab, “Bukan karena batu Min itu banyak maka merendahkannya dan karena batu Yu itu jarang maka memuliakannya. Pada jaman dahulu, yang berwatak Junzi membandingkan Kebajikan dengan batu Yu. (Batu Yu itu) lembut, halus dan berkilau, itu menampakkan sifat Cinta Kasih; indah, rapi dan kuat, itu menampakkan kearifan / kebijaksanaan; kokoh tetapi tidak tajam menggunting, itu menampakkan sifat kebenaran; menggantung ke bawah seolah akan jatuh ke tanah, itu menampakkan (kerendahan hati) dalam kesusilaan; bila terpukul menerbitkan suara nada yang jelas dan panjang tetapi berjeda wajar, itu menampakkan sifat musik; cacatnya tidak menutupi keindahannya; keindahannya juga tidak menutupi cacatnya;  itu menampakkan sifat satya;cahaya dari dalamnya memancar ke segala arah, itu menampakkan sifat dapat dipercaya; bergemilang sebagai pelangi putih: nampak seperti langit; sangat halus bagai rokh, nampak seperti gunung dan sungai: itu menampakkan bumi. Kalau ditegakkan sebagai tongkat (Gui Zhang) melambangkan kedudukan,itu mengungkapkan buah Kebajikan. Di bawah langit tiada yang tidak memuliakan, itu seperti Jalan Suci (Dao). Disuratkan di dalam Kitab Sanjak, “Bila kuingat akan sang Susilawan, nampak demikian ramah bagai batu kumala.” (Shi Jing I.xi.3,1). Demikianlah mengapa seorang Junzi memuliakannya.”