Rabu, 08 Februari 2012

1) Kasih Diantara Remaja Asmaraman S. Kho Ping Hoo

Koleksi Kang Zusi
Kasih Diantara Remaja
Asmaraman S. Kho Ping Hoo

01. Misteri Kematian PahlawanRakyat

“KANDA Cia Sun ......! Kanda ...... tunggulah .....!!”Suara wanita ini terdengar amat memilukan hati penuhpermohonan dan kehancuran hati.“Balita, perempuan rendah. Pergilah kau, janganganggu aku!” terdengar suara laki-laki menjawabpenuh kegemasan dan kebencian.“Kanda Cia Sun ....... ohhh ..... kanda Cia Sun ......Ingatlah anakmu ini ......” Suara wanita ini sekarangbercampur tangis.Kalau ada orang lain berada di dalam hutan itu, tentudia akan menjadi seram dan takut, mengira bahwa ituadalah suara iblis-iblis hutan. Memang aneh. Suaranyaterdengar dekat, bergema di seluruh hutan, baik suarawanita maupun suara pria itu. Akan tetapi orang-orangnya tidak kelihatan.Setelah sunyi beberapa lamanya, akhirnya terdengar derap kaki kuda memasuki hutan.Penunggangnya seorang laki-laki tampan tegap, gagah perkasa dan dipundaknya duduk seekor monyet kecil yang sudah tua. Monyet betina ini agaknya sudah biasa ikut tuannya menunggangkuda. Tubuhnya tegak tidak bergoyang biarpun tuannya membalapkan kuda itu. Sebentar-sebentar monyet itu menengok ke belakang dan akhirnya mengeluarkan bunyi cecowetan seperti ketakutan.Yang ditakuti oleh monyet itu adalah seorang wanita muda berlari cepat sekali, mengejar daribelakang. Wanita ini masih muda dan cantik jelita. Rambutnya panjang halus dan amat hitam, riap-riapan karena tidak terpelihara dan ikatan rambutnya agaknya terlepas sehingga rambut itu tertiupangin, berkibar di belakang kepalanya. Dia memondong seorang bayi perempuan yang usianya barubeberapa bulan.Baru mendengar suara mereka tadi saja yang amat nyaring dan bergema di dalam hutan sedangkanorang-orangnya masih jauh, sudah dapat diduga bahwa mereka bukanlah orang-orang sembarangan,melainkan orang-orang yang mempunyai kepandaian tinggi sehingga khikang mereka membuatsuara mereka terdengar sampai jauh. Apalagi sekarang, melihat wanita muda itu berlari cepat sekalisehingga bisa menyusul larinya kuda yang dibalapkan, benar-benar luar biasa sekali.Orang muda itu masih mencoba untuk menangkan perlombaan lari itu, namun wanita yangmenggendong anak itu lebih cepat lagi bagaikan terbang saja larinya dan di sebuah tikungan diatelah dapat menyusul, mendahului kuda dan sekali mengangkat tangan menahan kepala kuda.Binatang itu berhenti berlari.
Monyet yang duduk di pundak orang muda itu mengeluarkan pekik ketakutan dan dari atas pundak ia meloncat ke sebuah cabang pohon yang terdekat. Adapun orang muda itu dengan muka merahdan mata melotot lalu melompat turun.“Perempuan hina, kau mengejar-ngejarku mau apakah?” bentaknyaSambil menangis wanita itu menjatuhkan diri berlutut di depan orang muda itu, memegangisepatunya.“Sun-ko ...... pujaan hatiku ..... di dunia ini hanya kau seorang yang kucinta. Sun-ko, kasihanilahaku, kasihanilah anakmu ini ..... bawa aku serta, biar aku akan menjadi bujangmu, menjadi pelayandi rumahmu. Biar aku akan merawat isteri dan anak-anakmu ...... asal aku selalu bisa berdekatandengan kau .....,” ratap tangis itu tentu akan melumpuhkan kekerasan hati pria. Namun laki-lakiyang bernama Cia Sun itu malah memperlihatkan muka penuh kebencian.Wanita ini memang cantik sekali. Usianya juga tidak lebih dari dua puluh lima tahun. Rambutnyayang kini tidak digelung riap-riapan karena terlepas ikatannya, menutupi sebagian lehernya yangberkulit putih kekuningan. Rambut yang panjang, gemuk dan hitam sekali. Mukanya manis dantidak akan membosankan siapa saja yang memandangnya, dengan sepasang mata lincah dan bening,tajam ujungnya membuat lirikan mata seperti itu setajam tusukan pedang, hidungnya mancung danbibirnya merah segar tanpa gincu. Karena tadi berlari cepat, sepasang pipinya yang putih halus ituagak kemerahan dan rambut di dekat telinganya yang agak basah terkena peluh itu menambahmanisnya. Keindahan tubuhnya muda dibayangkan karena pakaiannya robek di sana sini. Namunorang muda berusia tiga puluh tahun itu tidak menghiraukan semua keindahan ini, agaknya malahtidak melihat kecantikan wanita ini yang dalam pandangan matanya malah merupakan seorangwanita jahat yang menyeramkan.“Siluman betina!” makinya marah. “Jangan coba menipuku. Anak ini bukan anakku! Kau kira akutidak tahu? Untuk menuruti nafsu jahatmu, kau mempergunakan ilmu siluman membuat aku lupadiri, kemudian kau malah tidak segan-segan untuk membunuh suamimu. Cih, perempuan macamapa kau ini? Anak ini bukan anakku dan aku Cia Sun telah bersumpah selama hidupku takkan sudiberdekatan denganmu. Pergilah!”“Kanda Cia Sun ......., begitu kejamkah hatimu? Biarlah, kalau kau tidak mau mengaku menjadiayah anak ini ... tidak apa, asal aku kau bolehkan selalu dekat denganmu. Aku ..... aku cintapadamu, Sun-ko ....., aku cinta padamu dengan seluruh jiwaku ......” Kembali wanita itu memeluk kedua kaki Cia Sun dan kini malah menciumi kaki itu.Cia Sun menjadi makin marah. Digerakkan kaki kanannya dan ditendangnya wanita itu. Tendanganyang keras sekali, dilakukan oleh seorang ahli silat kelas tinggi. Kalau orang lain yang terkenatendangan ini, tentu akan mati di saat itu juga. Akan tetapi wanita itu hanya terlempar danberjungkir balik dengan anak bayinya masih dalam pondongan. Jangankan terluka, menangispuntidak anak bayi itu! Kembali wanita itu maju berlutut.“Kanda Cia Sun, aku benar-benar cinta padamu. Lebih baik mati dari pada harus berpisah darimu.....”“Kalau begitu mampuslah!” Cia Sun melangkah maju dan mengerahkan tenaganya memukuldengan tangan kiri ke arah kepala wanita itu. Pukulan ini bukan sembarangan pukulan, melainkanpukulan dengan gerak tipu yang disebut Bu-siong-phak-houw (Bu-siong menghantam macan).Dilakukan dengan tenaga ratusan kati dan kiranya kepala seekor macan akan pecah kalau terkenapukulan ini. Namun wanita itu hanya mengangkat lengan melindungi kepalanya dan ketika kepalan laki-laki itu bertemu dengan lengannya, Cia Sun mengeluh kesakitan dan terhuyung mundur kebelakang. Ia menghela napas dan memaki,“Memang kau siluman! Ilmu kepandaianmu amat tinggi, luar biasa sekali, akan tetapi kaupergunakan untuk hal-hal yang tidak patut. Balita, jangan kau ganggu aku. Kau kembalilah kepadabangsamu, di sana kau adalah puteri yang dimuliakan orang. Kenapa kau begitu gila hendak mengejar-ngejar aku dan rela menjadi bujang?”“Sun-ko, sudah kukatakan tadi. Aku cinta kepadamu dan cintaku inilah yang membuat aku akanmerasa jauh lebih berbahagia menjadi bujangmu dari pada menjadi seorang puteri akan tetapi jauhdarimu. Sun-ko ......, kau bawalah aku. Selain menjadi bujang, akupun sanggup membelamu,sanggup melindungimu dari semua musuh-musuhmu.”Cia Sun kelihatan bimbang. Akan tetapi ia teringat akan isterinya. Terbayang wajah isterinya yanglembut, isterinya yang dikasihinya sepenuh jiwa. Tidak tega ia menyakiti hati isterinya denganmengambil seorang selir seperti iblis wanita ini. Hatinya mengeras kembali.“Tidak, sekali lagi tidak! Biarpun kau hendak membunuhku sekarang juga aku tidak sudiberdekatan denganmu. Pergilah! Di mana ada perempuan yang lebih tak tahu malu seperti engkau?Aku tidak sudi padamu, Balita!” Setelah berkata demikian, Cia Sun mencengklak kudanya lagi danmembalapkan kudanya. Monyet kecil tua yang sejak tadi menongkrong di atas dahan, sekarangmeloncat amat ringannya di atas pundak Cia Sun.Wanita cantik jelita yang disebut Balita itu bangun berdiri, wajahnya pucat, matanya sayu. Ia berdiriseperti patung, ia hendak mengejar lagi, akan tetapi tiba-tiba anak yang digendongnya menangiskeras. Berubahlah raut wajah wanita ini. Mata yang tadi sayu sekarang menjadi beringas, mulutyang tadinya seperti hendak menangis dan bermohon minta dikasihani itu, sekarang tersenyumpahit, menyeringai menyeramkan. Sepasang matanya berkilat memandang bayangan Cia Sun yangmembalapkan kudanya.Tangan kanan wanita ini bergerak memukul ke depan. Terdengar ringkik kuda mengerikan dankuda itu terguling roboh. Cia Sun terlempar jauh dan baiknya dia memiliki kepandaian tinggisehingga dengan cara membuat poksai (salto) sampai tiga kali ia dapat berdiri di atas tanah denganselamat. Monyet di pundaknya sudah meloncat lebih dulu dengan sigapnya.Cia Sun membalikkan tubuh dan memandang ke arah Balita yang tersenyum lebar, malah kiniwanita ini tertawa merdu namun baginya menyeramkan sekali seperti mendengar siluman tertawa.Tanpa banyak cakap lagi Cia Sun lalu menggerakkan kaki melarikan diri dari situ, diikuti olehmonyetnya. Ia masih mendengar suara ketawa Balita yang disusul kata-kata mengejek,” Laki-lakitidak berjantung! Kalau aku menghendaki nyawamu, apa sukarnya? Akan tetapi, membunuhmu punmasih belum cukup untuk membalas hinaan dan sakit hati yang kau jatuhkan kepadaku. Hi hi, CiaSun, kau tunggulah saja pembalasanku!” Setelah tertawa lagi cekikikan, tiba-tiba wanita itu lalumenangis sedih sambil menyusui anaknya. Benar-benar lakunya seperti seorang yang sudah miringotaknya.“Hi hi hik, Cia Sun. Aku memang cinta padamu, sangat cinta padamu karena kau tampan dangagah. Kau tidak mau mengakui anak ini .... ha ha, memang bukan anakmu. Tapi kau beranimenolakku .... setelah kau berhasil menjatuhkan hatiku. Awas kau ..... awas binimu dan anak-anakmu ......” Demikianlah, wanita itu sambil menyusui anaknya bicara seorang diri dan tertawa-tawa.
Adapun Cia Sun bersama monyet kecil sudah lari jauh menuju ke puncak-puncak bukit di luar hutan. Sambil berlari cepat, ia juga bicara seorang diri, atau sebetulnya ia bicara kepada monyetyang kini sudah nongkrong lagi di pundaknya.“Lim-ong (raja hutan), kepandaian siluman betina itu benar-benar luar biasa sekali. Sayang dia jahat..... ah, mulai saat ini kita harus waspada, dialah orang yang paling berbahaya di antara semua orangyang memusuhiku.”Monyet itu menggerakkan bibir dan mengeluarkan suara cecowetan, seakan-akan ia mengerti akanmaksud kata-kata tuannya ini dan ikut pula berprihatin. Setelah melakukan perjalanan cepat,menjelang senja Cia Sun dan monyetnya telah tiba di sebuah puncak yang penuh batu-batu putih.Pemandangan di daerah ini indah sekali dan ditengah-tengah puncak, di antara batu-batu putih ituberdiri dengan megahnya sebuah bangunan rumah.Lim-ong meloncat turun dari pundak tuannya dan keduanya lalu mendaki puncak, meloncat-loncatdi atas batu-batu putih dengan gesitnya. Dari gerak Cia Sun yang tidak kalah gesitnya dari padamonyetnya ketika berlompatan di antara batu-batu putih itu, dapat diketahui bahwa kepandaianorang gagah ini sebenarnya sudah tinggi sekali.Ketika Cia Sun sudah mendekati gedung itu, dua orang laki-laki berpakaian pelayan berseru girangdan tak lama kemudian bergema di dalam gedung seruan-seruan, “Cia-enghiong datang!”Seorang wanita muda yang cantik berlari keluar sambil memondong seorang anak perempuan yangmasih bayi, di belakangnya tampak seorang pengasuh memondong seorang anak laki-laki berusiadua tahun. Inilah isteri Cia Sun bersama dua orang anaknya. Dengan wajah berseri dan mata basahsaking terharu dan bahagia, isteri muda itu menyambut kedatangan suaminya.Monyet itu mendahului tuannya berlari ke depan, lalu berlutut di depan nyonya Cia seperti orangmemberi hormat. Kemudian ia berjingkrak-jingkrak kegirangan melihat Cia Sun memegang tanganisterinya dan menciumi kepala anak perempuannya yang berusia tiga bulan itu. Dalam kebahagiaanpertemuan ini, awan gelap menyelimuti wajah Cia Sun karena ketika mencium kepala anak perempuannya ia teringat akan anak perempuan dalam gendongan Balita tadi.“Ayah .......!” Anak laki-laki yang digendong oleh pengasuh tadi berseru dan seruan ini mengusir pergi awan gelap dari wajah Cia Sun. Ia mengulurkan kedua tangannya dan menggendong anak sulungnya.“Han Sin, kau rindu kepada ayahmu?” tanyanya sambil mencium pipi anak laki-laki itu yangtertawa-tawa gembira. Keluarga bahagia ini lalu berjalan memasuki gedung dengan lambat, diikutioleh para pelayan yang juga menjadi gembira sekali melihat tuan mereka kembali dengan selamat.Si monyet kecil mendahului mereka masuk sambil berjingkrak kegirangan.Siapakah sebetulnya Cia Sun ini dan siapa pula puteri yang bernama Balita itu?Cia Sun bukanlah orang sembarangan. Ketika masih kecil, baru setengah dewasa, ia telah ikutberjuang di samping ayahnya yang menjadi seorang kepercayaan pemimpin barisan petani Lie CuSeng. Ayah Cia Sun bernama Cia Hui Gan, seorang ahli silat kelas satu yang dengan gagahberaninya bersama putera tunggalnya berjuang membantu Lie Cu Seng berperang melawan orang-orang Mancuria yang dibantu oleh pengkhianat Bu Sam Kwi.Biarpun akhirnya bala tentara rakyat di bawah pimpinan Lie Cu Seng dapat dihancurkan olehtentara Mancu yang dibantu pengkhianat Bu Sam Kwi, namun para patriot Han masih terus melakukan perlawanan dan merupakan pengganggu-pengganggu yang memusingkan kerajaan baruyang didirikan oleh bangsa Mancu itu ialah Kerajaan Cheng. Orang-orang gagah yang tadinyamenjadi pembantu-pembantu perjuangan melawan penjajah dari utara itu, diam-diam tersebar danmasih menaruh kebencian terhadap pemerintah baru.Cia Hui Gan ayah Cia Sun, adalah seorang di antara orang-orang gagah ini. Biarpun telahmengalami kegagalan dalam perang, namun dia tidak menghentikan perjuangannya. Di sampingmemusuhi pembesar-pembesar dan penjilat-penjilat kerajaan baru, Cia Hui Gan tiada hentinyamengulurkan tangan membela kepentingan rakyat yang tertindas. Ia tidak segan-segan membunuhorang-orang jahat yang menindas rakyat, merampok bangsawan-bangsawan pengkhianat yang telahmenjadi anjing penjilat kerajaan Cheng dan membagi-bagikan hasil perampokan itu kepada orang-orang miskin. Pendeknya, Cia Hui Gan terkenal sebagai seorang pendekar rakyat yang amatterkenal. Semua ini ia kerjakan dengan bantuan putera tunggalnya, Cia Sun yang dalam usia belasantahun sudah mengalami banyak pertempuran.Akhirnya Cia Hui Gan tewas dalam sebuah pertempuran ketika dikeroyok oleh jagoan-jagoanpemerintah Cheng. Cia Sun yang sejak kecil memang sudah tidak beribu lagi, berhasil melarikandiri. Pemuda inipun melanjutkan sepak terjang ayahnya, malah lebih hebat lagi karenasesungguhnya Cia Sun telah mewarisi semua kepandaian ayahnya. Sebagai seorang pemudaberdarah panas, sepak terjangnya melebihi ayahnya dan sebentar saja ia amat terkenal, dipuji-pujirakyat yang menerima bantuannya, akan tetapi juga dimusuhi oleh orang-orang jahat, terutamasekali pemerintah Cheng. Pemerintah sampai mengumumkan hadiah besar bagi siapa yang berhasilmembawa kepala Cia Sun.Cia Sun membangun sebuah rumah gedung yang kuat dan indah di sebuah puncak pegununganMin-san yang terletak di daerah utara Se-cuan. Dalam usia dua puluh lima tahun ia menikah denganseorang gadis dari keluarga Lie. Isterinya cukup maklum siapa adanya suaminya ini, maka dia tidak mengeluh kalau suaminya itu meninggalkannya sampai beberapa bulan. Bahkan diam-diam diamembantu suaminya dengan bersikap manis budi dan memuji perjuangan suaminya sebagai seorangpendekar.Setelah Cia Sun menikah tiga tahun lamanya, ia dikurnia seorang putera yang ia beri nama Cia HanSin dan kini sudah berusia dua tahun. Setahun setelah puteranya lahir terjadilah urusan denganBalita yang amat memusingkan otaknya.Ketika itu seperti biasanya, kembali ia merantau untuk melakukan tugasnya sebagai seorangpendekar. Kali ini ia pergi ke daerah pegunungan Tapa-san karena mendengar bahwa sering kali didaerah itu terjadi kejahatan, perampokan dan penggangguan terhadap penduduk oleh serombonganorang-orang bersuku bangsa Hui. Dikawani oleh Lim-ong, monyet kecil yang dipeliharanyasemenjak monyet itu masih muda sekali, ia berangkat menunggang kuda ke daerah itu melakukanpenyelidikan.Betul saja. Segerombolan orang Hui terdiri dari seratus orang lebih melakukan penindasan danperampokan kepada orang-orang Han yang hidup sebagai petani di daerah itu. Seperti biasa, CiaSun segera menggulung lengan baju turun tangan. Akan tetapi kali ini ia kecelik. Rombongan orangHui itu dipimpin oleh seorang perempuan muda cantik jelita bernama Balita yang ternyata memilikiilmu kepandaian yang amat hebat.Dalam pertempuran hebat Cia Sun tertawan oleh Balita yang jatuh hati melihat pemuda gagahperkasa dan tampan ini. Balita menawan Cia Sun dan membujuk rayu orang muda ini. Akan tetapiCia Sun bukan sembarang laki-laki yang suka bermain gila dengan wanita, maka dengan berkeras iamenolak dan tidak sudi melayani niat busuk dari puteri bangsa Hui itu.Akan tetapi ia belum mengenal siapa Balita. Wanita muda ini biarpun cantik jelita sekali dan amatmenarik hati, mempunyai watak kasar, dan di samping ilmu silatnya yang tinggi sekali, dia jugaseorang ahli dalam pembuatan racun-racun jahat. Dengan senyum manis dan kerling mata memikat,Balita mempergunakan ramuan obat yang ia masukan dalam arak sehingga ketika Cia Sunmeminumnya, orang muda ini menjadi lupa diri, lupa daratan dan dalam keadaan tidak sadar dikuasai oleh pengaruh minuman mujijat, akhirnya ia tunduk kepada Balita dan melakukan apa sajayang dikehendaki puteri Hui itu.Tiga hari kemudian tiba-tiba seorang laki-laki bangsa Hui yang bertubuh tinggi besar bermukaburuk, berusia empat puluh tahun lebih melompat masuk ke dalam kamar sambil membawasebatang golok. Datang-datang ia menyerang Cia Sun sambil memaki-maki. Dengan cepat Cia Sunmengelak dan terdengar bentakan keras ketika Balita melayang ke depan sambil menendang laki-laki tinggi besar itu. Laki-laki itu terlempar dan goloknya terlepas dari tangannya.Namun ia masih melotot dan kini ia memaki Balita. “Perempuan rendah! Selama menjadi isteriku,entah sudah berapa kali kau berlaku serong. Akan tetapi selama kau bermain gila dengan bangsasendiri, aku tidak perduli amat karena memang aku tahu bahwa dibalik kecantikan dan kelihaianmu,kau hanyalah perempuan yang berwatak kotor. Biarpun begitu sekarang kau bermain gila denganseorang Han. Bagaimana aku bisa mendiamkannya begitu saja? Jahanam Han ini harus mampus!”“Anjing tak tahu diri! Orang macam kau berani bertingkah di depanku? Ayoh pergi, jangan ganggukami!” Balita membentak dan pada saat itu baru terbuka mata Cia Sun. Tadinya ia memang sudahmenyesal sekali setelah sadar dan insyaf akan perbuatannya sendiri melanggar kesusilaan, akantetapi kemenyesalannya tidak sehebat sekarang ini setelah ia mendengar bahwa perempuan puteriHui ini ternyata sudah bersuami! Ia merasa malu, merasa rendah dan tak tahu harus berbuat apa.Sementara itu, laki-laki bangsa Hui yang tinggi besar itu menudingkan telunjuknya kepada Balita,“Balita, andaikata kau tak boleh dicegah, tergila-gila kepada orang Han ini, setidaknya jangan kaulakukan dalam keadaan seperti sekarang. Ingat akan kandunganmu ....... jangan kau cemarkananakku yang kau kandung ......!” Kata-kata ini belum habis karena tiba-tiba ia terguling roboh dantewas di saat itu juga, terkena pukulan jarak jauh yang dilakukan Balita dengan gemasnya.“Jangan hiraukan orang gila ini,” katanya halus sambil memeluk Cia Sun yang kelihatannya pucatsekali.Akan tetapi Cia Sun memberontak dan memukul ke arah dada perempuan itu dengan maksudmembunuh. Ia merasa ngeri mendengar ucapan orang Hui tadi, merasa ngeri akan perbuatannyasendiri yang ia anggap amat memalukan dan terkutuk.“Persetan kau perempuan busuk!” katanya.Balita mengelak akan tetapi tidak balas menyerang. Makian Cia Sun dan sikapnya yang berbalik membenci itulah yang membuat Balita merasa terpukul dan hanya berdiri dengan muka pucat.Bahkan kedua kakinya lemas tak dapat menyusul Cia Sun yang telah melompat keluar danmelarikan diri.Demikianlah Cia Sun yang gagal dalam membasmi orang-orang Hui malah sebaliknya dia terlibaturusan memalukan dengan Balita, telah berhasil melarikan diri dan kembali ke Min-san. Semenjak itu ia merasa berduka dan menyesal kalau teringat akan perbuatannya dengan Balita yang ia lakukandi luar kesadarannya itu. Berjina dengan isteri orang, isteri orang yang telah mengandung pula!Alangkah rendahnya! Alangkah kejinya. Apa lagi kalau ia teringat betapa suami Balita sampai tewas karena gara-gara dia menuruti kemauan Balita yang amat busuk, Cia Sun merasa makinterpukul dan malu hatinya.Setelah ia berhasil menghindarkan diri dari Balita yang tidak berhasil mencari-cari Cia Sun. Sampaipada suatu hari itu, seperti yang telah dituturkan di permulaan cerita ini, tiba-tiba saja Balita munculsambil menggendong seorang anak bayi yang dikatakannya adalah puterinya! Tentu saja ia marahsekali karena ia tahu bahwa anak itu adalah anak suami Balita. Ia tahu bahwa Balita membohong,menggunakan anak itu untuk menjatuhkan hatinya, untuk mengikatnya. Namun sebagai seoranggagah, ia tidak sudi menerima permintaan Balita.Demikianlah, seperti telah dituturkan di bagian depan. Balita hanya membunuh kuda tungganganCia Sun namun tidak mengganggu laki-laki yang berhasil melarikan diri bersama keranya, pulangke rumahnya di puncak Min-san.****Tiga hari kemudian.Semalaman tadi anak Cia Sun yang kecil, yang diberi nama Cia Bi Eng, menangis terus, rewel tidak karuan sebabnya. Cia Sun dan isterinya sampai menjadi bingung karenanya, karena anak itu tidak memperlihatkan tanda-tanda sakit sesuatu. Akan tetapi rewel terus tidak seperti biasanya.Menjelang pagi barulah anak itu dapat tidur dan Cia Sun yang semalaman tidak dapat tidur,sekarang duduk bersamadhi mengumpulkan ketenangan. Sesungguhnya hatinya tidak tenang karenaia seperti mendapat firasat tidak baik dengan adanya kerewelan anaknya itu. Akan terjadi halapakah? Ia teringat akan Balita dan mulai merasa khawatir kalau-kalau puteri Hui itu menjadi nekatdan menyerbu ke situ.“Betapapun jadinya, aku akan melawannya mati-matian,” pikirnya.Memang ternyata terbukti apa yang ia khawatirkan, pada keesokan harinya terjadi sesuatu. Akantetapi bukan Balita yang datang, melainkan orang-orang lain yang menjadi musuh ayahnya, jugamenjadi musuhnya. Seorang pelayan datang melapor bahwa di luar datang empat orang aneh yanghendak berjumpa dengan Cia-enghiong.Dengan tenang dan waspada Cia Sun keluar menjumpai tamu-tamunya. Sesampai di luar, ia melihattiga orang hwesio gundul yang berwajah bengis dan bertubuh kekar. Ia segera mengenal hwesio-hwesio ini sebagai Thian-san Sam-sian (Tiga Dewa dari Gunung Thian-san). Tiga orang hwesio iniadalah musuh-musuh ayahnya yang pernah dikalahkan ayahnya ketika terjadi bentrokan antara CiaHui Gan dan Thian-san Sam-sian. Urusannya tidak begitu besar. Seorang murid dari tiga oranghwesio ini terluka oleh Cia Hui Gan ketika melakukan kejahatan di kaki gunung Thian-san danThian-san Sam-sian membela muridnya itu. Setelah dikalahkan, mereka mengancam kelak akanmencari Cia Hui Gan untuk membuat perhitungan.Cia Sun mengenal mereka karena dahulu ketika pertempuran itu terjadi, ia memangmenyaksikannya, hanya ketika itu ia baru berusia empat belas tahun dan tidak ikut dalampertempuran. Sekarang melihat kedatangan mereka setelah belasan tahun lewat, ia dapat mendugabahwa mereka tentu akan membalas dendam. Akan tetapi ia tidak takut dan memandang merekadengan tenang.Ketika ia memandang orang keempat, ia mengerutkan kening dan merasa heran siapa adanya orangini. Tadi sekilas pandang ia berdebar juga karena menyangka dia itu Balita. Orang ini adalah seorang wanita yang cantik juga dan seperti juga Balita, dia mengendong seorang bayi perempuan!Akan tetapi bedanya, biarpun wanita ini juga cantik dan sebaya dengan Balita, jelas bahwa dia iniadalah seorang wanita bangsa Han dan mukanya yang cantik itu agak pucat seperti seorang yangmenderita penyakit berat.Cia Sun menjura kepada tiga orang hwesio sambil berkata, “Kiranya Thian-san Sam-sian yangdatang mengunjungi tempat tinggalku yang buruk. Selamat Datang!”Tiga orang hwesio itu saling pandang, agaknya lupa siapa adanya orang muda yang tampan dangagah ini. Seorang di antara mereka yang tertua, lalu mengangkat tangan balas menghormat sambilberkata, “Pinceng bertiga datang untuk menjumpai Cia Hui Gan. Harap kau minta ia keluar.”Cia Sun menggeleng kepala, “Sayang permintaan sam-wi losuhu tak mungkin dapat dilaksanakankarena orang yang sam-wi cari telah lama meninggal dunia.”Kembali tiga orang hwesio ini saling pandang, nampaknya kecewa sekali, “Kalau sicu (tuan gagah)ini siapakah dan bagaimana dapat mengenal pinceng bertiga?”“Aku adalah puteranya, namaku Cia Sun. Ada keperluan apakah gerangan maka sam-wi jauh-jauhdatang dari Thian-san untuk mencari mendiang ayahku,” tanya Cia Sun, pura-pura tidak tahu akanurusannya.Tiba-tiba wanita yang mengendong anak itu melangkah maju dan suaranya terdengar lemah namunpenuh kemarahan. “Aya ....... kiranya inikah yang bernama Cia Sun, manusia sombong yangmengandalkan kepandaian sendiri untuk membunuh orang?”Cia Sun terkejut. Dia tidak mengenal wanita ini dan tidak tahu apakah yang menyebabkan nyonyamuda ini datang-datang marah kepadanya. Ia cepat menjura dan bertanya.“Toanio ini siapakah dan apa sebabnya toanio mengatakan aku sombong dan membunuh orang?”Wanita itu tersenyum mengejek dan jari telunjuk tangan kanannya ditudingkan ke arah muka CiaSun. “Orang she Cia, apakah kau sudah lupa kepada Phang Kim Tek yang kaubunuh di I-kiang?”Tentu saja Cia Sun masih ingat akan Phang Kim Tek di I-kiang. Seorang tuan tanah yang amatkejam yang menggunakan kekayaan dan kekuasaannya menjadi tuan tanah dan raja kecil di dusunsebelah selatan I-kiang. Dengan kejam tuan tanah ini memeras tenaga rakyat petani, bahkanmenggunakan kekuasaannya untuk merampas sedikit tanah yang dimiliki beberapa orang petanimiskin.Sebagai seorang pendekar, melihat kejadian tidak adil ini Cia Sun turun tangan sehingga ia bentrok dengan tuan tanah Phang Kim Tek yang dibantu kaki tangannya. Dalam pertempuran ini PhangKim Tek tewas olehnya. Ia telah mendengar bahwa isteri Phang Kim Tek adalah seorang wanitayang amat lihai, yang dijuluki Ang-jiu Toanio (Nyonya Tangan Merah), yang dalam kekejaman dankelihaiannya malah lebih hebat dari pada tuan tanah itu. Akan tetapi pada waktu pertempuranterjadi, nyonya itu sedang mengandung tua, maka tidak dapat keluar membantu suaminya.Sekarang, setengah tahun setelah peristiwa itu terjadi, tiba-tiba nyonya ini muncul membawaputerinya yang baru berusia tiga bulan untuk membalas dendam!Cia Sun melirik ke arah tangan kanan yang menudingkan telunjuk kepadanya. Ia melihat bahwatangan itu memang mengeluarkan cahaya kemerahan sampai di pergelangan tangan dan diam-diam ia terkejut. Benar-benar inilah Ang-jiu Toanio dan ia dapat menduga apa artinya warna merah padatangan itu. Dia adalah ahli Ang-see-chiu (Tangan Pasir Merah) yang amat keji dan lihai!Cepat ia menjura lagi dan berkata sambil tersenyum tenang, “Ah, tidak tahunya siauwte berhadapandengan Ang-jiu Toanio! Toanio yang baik, urusan dengan mendiang suamimu itu adalah kesalahansuamimu sendiri yang tidak ingat akan tenaga buruh tani yang membantunya mengumpulkan hartakekayaan. Biarpun suamimu memiliki sawah lebar, kalau tidak ada bantuan tenaga buruh tani, manabisa dia mengerjakan sendiri sawahnya yang demikian luas? Akan tetapi sebaliknya dari membalasjasa para petani miskin, suamimu malah menindas mereka. Karena itu, kematian suamimu adalahkarena kesalahan sendiri. Maka harap toanio suka menimbang dengan adil dan suka menghabiskanperkara itu.”Sepasang mata Ang-jiu Toanio bernyala. “Jahanam keparat! Kau telah membunuh suamiku,membuat anakku ini menjadi anak yatim dan kau menyuruh aku menghabiskan urusan itu? Cia Sun,kalau dahulu aku tidak sedang mengandung, kiranya bukan suamiku yang tewas, melainkan kau.Sekarang bersiaplah kau menerima pembalasanku!” Sambil berkata demikian, Ang-jiu Toanio lalumenurunkan anaknya di pinggir, kemudian ia melompat maju menghadapi Cia Sun.Pendekar ini menarik napas panjang, maklum bahwa urusan ini harus diselesaikan dengan adukepandaian. Diam-diam ia merasa kasihan kepada wanita ini yang baru saja melahirkan anak harusbertanding dengannya. Akan tetapi ia tidak bisa berbuat lain kecuali menghadapinya. Dengantenang iapun memasang kuda-kuda dan bersikap waspada.“Kalau demikian kehendakmu, silahkan toanio!”Ang-jiu Toanio mengeluarkan bentakan nyaring dan tiba-tiba tubuhnya menerjang maju denganganasnya. Kedua tangannya terkepal erat dan menjadi makin merah warnanya. Kemudian iamenyerang dengan pukulan-pukulan yang mendatangkan angin saking kerasnya. Cia Sun bersikaptenang akan tetapi hati-hati sekali karena maklum bahwa kepandaian wanita ini lebih lihai dari padakepandaian Phang Kim Tek. Beberapa pukulan yang menyerangnya bertubi-tubi ia elakkan denganlincah tanpa balas memukul. Pukulan keenam yang datangnya cepat mengarah ke dadanya dan tak mungkin dielakkan, terpaksa ia tangkis. Ia mengerahkan tenaga lweekang kepada lengannya,maklum tangan merah adalah tangan yang sudah dilatih hebat dan tenaga pukulannya mengandunghawa beracun yang dapat merusak jalan darah.“Plak ......!” Ketika kedua tangan itu bertemu, Cia Sun merasa lengannya panas sekali, akan tetapi iaberhasil menangkis keras membuat lawannya terpental mundur. Wajah Ang-jiu Toanio makin pucatkarena dari tangkisan ini maklumlah ia bahwa tenaga lweekang Cia Sun amat tinggi sehinggamampu menolak kembali pukulan Ang-see-jiu.“Kalau bukan kau, tentu aku yang menggeletak di sini!” nyonya muda itu berteriak dan dengannekat lalu menyerang lagi, lebih ganas dan lebih cepat dari yang sudah-sudah.Menghadapi serangan bertubi-tubi ini, terpaksa Cia Sun mengeluarkan kepandaiannya dan mainkanilmu silat Thian-te-kun, sambil mengerahkan tenaga Pek-kong-jiu. Inilah kepandaian warisanayahnya, kepandaian dari keluarga Cia yang membuat ayahnya dahulu terkenal sebagai seorangpendekar yang sukar menemui tandingan.Ang-jiu Toanio sebenarnya bukan seorang lemah dan dalam hal ilmu silat, kiranya takkan mudahbagi Cia Sun untuk mengalahkannya. Boleh dibilang mereka berimbang, baik dalam kegesitanmaupun kehebatan tenaga. Akan tetapi nyonya muda ini baru tiga bulan melahirkan anak dan selaintenaganya belum pulih juga agaknya di dalam tubuhnya terkandung penyakit yang dapat dilihat dari wajahnya yang selalu pucat. Maka kini menghadapi Cia Sun ia merasa berat sekali sehingga dalamjurus ke lima puluh, ia telah menjadi lelah sekali. Gerakannya menjadi lambat dan ia terdesak hebat.Baiknya Cia Sun bukan seorang yang berhati kejam. Kalau pendekar ini menghendaki, tentu ia bisamembuat lawannya tidak berdaya dengan pukulan-pukulan maut, akan tetapi sebaliknya Cia Sunhanya mendesaknya agar kehabisan tenaga dan suka menyerah.“Toanio, kenapa kau mendesak terus? Sudahlah, habiskan urusan ini,” ia mencoba untuk membujuk.Akan tetapi lawannya menjadi makin bernafsu.“Aku belum mampus, jangan kira aku takut!” bentak Ang-jiu Toanio dan nyonya muda inimengumpulkan tenaga terakhir untuk menyerang terus.Cia Sun mencari akal. “Toanio, apakah kau tidak kasihan kepada anakmu?” Demikian akhirnya iaberkata. “Kalau kau tewas, siapa yang akan memeliharanya?”Ucapan ini benar-benar tepat sekali, merupakan ujung pisau berkarat yang menikam jantung.Nyonya muda itu mengeluarkan keluhan perlahan dan pukulan-pukulannya menjadi ragu-ragu.Akan tetapi ia dapat menetapkan hatinya lagi dan menyerang terus.Pada saat itu, kebetulan sekali ada seekor semut menggigit kaki bayi itu yang menjadi kesakitan danmenangis keras. Mendengar tangis bayinya, makin tidak karuan hati Ang-jiu Toanio.“Toanio, anakmu menangis minta tetek, masa kau masih terus berkelahi mati-matian?” kembali CiaSun mendesak dengan omongannya.Dari mulut Ang-jiu Toanio keluar rintihan dan tiba-tiba nyonya muda ini melompat mundur,menyambar anaknya dan lari dari situ sambil berseru, “Cia Sun, kau tunggu saja sampai anakkubesar dan tidak membutuhkan aku lagi. Aku akan kembali dan mencarimu!” Setelah berkatademikian, sambil menangis penuh dendam sakit hati, nyonya muda itu memondong anaknya pergi.Cia Sun menarik napas panjang, hatinya lega. Sebuah urusan rumit telah dapat dipecahkan, tinggalurusan kedua, yaitu menghadapi tiga orang hwesio dari Thian-san itu.Ketika tadi pertempuran berjalan, tiga orang hwesio itu menonton dengan penuh perhatian.Sekarang mereka maju menghadapi Cia Sun lagi dan hwesio tertua yang bernama Gi Thai Hwesioberkata memuji,“Omitohud, Cia-sicu benar-benar gagah perkasa, tidak kalah oleh ayahnya. Benar-benar mengagumkan.”“Losuhu terlalu memuji. Aku bukan apa-apa kalau dibandingkan dengan Thian-san Sam-sian yangnama besarnya telah bergema di seluruh pojok jagat. Losuhu telah melihat sendiri bahwa aku tidak suka akan adanya permusuhan-permusuhan, maka apabila losuhu datang dengan maksud baik,silahkan masuk sebagai tamu-tamuku yang terhormat.”“Hemm, orang she Cia, agaknya kau sombong dengan kemenanganmu tadi,” potong Gi HunHwesio, orang kedua di antara tiga hwesio itu. “Ayahmu telah menghina pinceng bertiga. Biarpunsekarang dia telah mati, masih ada kau anaknya yang harus membayar hutangnya kepada kami.”Sambil berkata demikian Gi Hun Hwesio sudah mencabut pedang dengan tangan kanan dan tasbeh di tangan kiri, sepasang senjata Thian-san Sam-sian yang membuat nama mereka terkenal. Gerakanini diturut oleh dua orang saudaranya dan mereka membuat gerakan segi tiga mengurung Cia Sun.Cia Sun masih berlaku tenang. Ia tidak gugup sama sekali menghadapi musuh-musuh ayahnya ini.“Sam-wi losuhu, harap sam-wi ingat bahwa permusuhan antara sam-wi dengan mendiang ayahadalah karena kesalahan murid sam-wi sendiri. Muridmu telah melakukan pelanggaran sebagaimurid orang-orang beribadat, telah menjadi seorang jai-hoa-cat (bangsat pemetik bunga) yangmerusak anak bini orang. Sudah sepatutnya kalau ayah turun tangan membasminya. Sam-wi tidak menghukum murid murtad, sebaliknya memusuhi ayah, bukankah itu salah dan tidak sesuai dengankedudukan sam-wi sebagai hwesio-hwesio beribadat?”Mendengar ucapan ini, Gi Hun Hwesio dan Gi Ho Hwesio tidak dapat menahan kemarahannya.Serentak keduanya hendak menyerang, akan tetapi Gi Thai Hwesio yang lebih sabar memberiisyarat mencegah kedua orang sutenya (adik seperguruannya). Kemudian ia berkata kepada CiaSun. “Omitohud, ucapan Cia-sicu gagah benar. Salah atau tidaknya murid kami adalah urusan kamiuntuk memutuskan, akan tetapi ayahmu telah berlaku lancang membunuhnya. Bukankah itu samasaja dengan tidak memandang kepada kami dan menghina kami? Akan tetapi, ayahmu telahmeninggal dunia dan karena itu kalau saja sicu suka berdamai, pinceng bertiga pun tidak akanterlalu mendesakmu untuk membayar hutang ayahmu.”Cia Sun dapat menangkap maksud tertentu dalam ucapan ini. Dia seorang yang gagah dan jujur,maka tidak menyukai segala sikap plintat-plintut. Katanya tegas.“Terserah kepada sam-wi losuhu. Apakah yang sam-wi maksudkan dengan perdamaian?Bagaimana caranya?Gi Thai Hwesio tertawa, menutupi rasa malu dan sungkan-sungkan. Kemudian setelah menarik napas panjang, ia berkata lagi.“Omitohud, sicu terlalu tergesa, baiklah pinceng terangkan. Kami bertiga tidak akan mendesakmudan menghabiskan urusan dengan ayahmu yang sudah mati kalau kau mau menyerahkan suratwasiat dari pemberontak Lie Cu Seng kepada kami.”Cia Sun mengangkat alisnya dan membelalakkan matanya. “Surat wasiat Lie Cu Seng?” Lie CuSeng adalah seorang pahlawan rakyat, seorang pejuang pemimpin barisan tani dan kawanseperjuangan Cia Hui Gan, ayahnya. Mendengar tiga orang hwesio ini menyebut nama Lie Cu Sengsebagai pemberontak, tahulah Cia Sun dengan orang-orang macam apa ia berhadapan. Akan tetapiia masih menahan sabar dan bertanya dengan heran tadi karena memang ia tidak pernah mendengar tentang surat wasiat itu.“Harap sicu jangan berpura-pura. Lie Cu Seng telah merampok harta kekayaan Kaisar Beng-tiauwdan membawa harta kekayaan itu ketika melarikan diri dari kota raja. Sebelum mati diameninggalkan surat wasiat tentang harta benda itu. Mendiang ayahmu adalah tangan kanan Lie CuSeng, maka sudah tentu surat wasiat itu terjatuh ke dalam tangannya. Setelah ayahmu meninggalkepada siapa lagi surat wasiat itu terjatuh kecuali kepadamu?”Herannya Cia Sun bukan kepalang. Memang cerita ini ada kemungkinannya benar, akan tetapi iabetul-betul tidak pernah mendengar tentang itu. Ayahnya tidak pernah bercerita tentang surat wasiatitu. Ia mulai mengingat-ingat. Peninggalan ayahnya tidak banyak, hanya pakaian dan barang-barangseperti cawan arak, cangkir minum, guci arak, dan pipa panjang kesayangan ayahnya menghisap tembakau. Tidak ada surat wasiat! Barang-barang itu memang masih ia simpan bersama pakaian-pakaian sebagai peringatan, ia taruh di meja sembahyang ayahnya. Di mana ada surat wasiat?“Aku tidak tahu menahu tentang surat wasiat ....” ia berkata perlahan.“Sicu tidak perlu membohong, dan kamipun tidak memerlukan pengakuan sicu. Yang terpenting,sicu suka memberikan atau tidak?”

Sabtu, 04 Februari 2012

Belajar Bersama 大學

penerjemah : 余勇德==> 余勇德 (Hendri Irawan) .<==

Da4 Xue2 adalah karya klasik
yang aslinya adalah hanya satu bagian (bab) dari karya yang lebih
panjang yaitu 禮記 Lǐjì. Namun mulai di masa Song, Da4 Xue2 kemudian mulai
beredar terlepas dari Li3ji4 dan keberadaannya dinilai semakin penting.
Oleh Zhu1 Xi1, Da4 Xue2 kemudian "dikeluarkan" dan menjadi buku
tersendiri.

Zhu1 Xi1 dan kaum Ru sejamannya membagi Da4 Xue2
menjadi dua bagia, yaitu bagian "klasik", yang dianggap ditulis sendiri
oleh Kongzi dan bagian "ulasan" terhadap bagian "klasik" yang ditulis
oleh Zengzi (murid Kongzi).

Ulasan Zhu Xi terhadap Da Xue
kemudian dijadikan sebagai penafsiran standar, walaupun kemudian ulasan
ini juga mendapat ulasan dari Wang Yanming dalam karya yang ditulis
muridnya Qian Dehong. Ulasan Wang Yanming ini berjudul "Pertanyaan
Terhadap Da Xue".
penafsiran dengan berdasarkan ulasan dari 朱熹 Zhū Xī


buku acuan utama adalah 四書章句集注 Kumpulan Ulasan Bab-Bab 四書 (si4 shu1:
Lun Yu, Da Xue, Zhong Yong, Mengzi) yang ditulis oleh Zhu1 Xi1
《大學章句》
《大學章句序》

1. 大學之書,古之大學所以教人之法也。蓋自天降生民,則既莫不與之以仁義禮智之性矣。然其氣質之稟或 不能齊,是以不能皆有以知其性之所有而全之也。一有聰明睿智能盡其性者出於其閒,則天必命之以為億兆之君師,使之治而教之,以復其性。此伏羲、神農、黃 帝、堯、舜,所以繼天立極,而司徒之職、典樂之官所由設也。
Bagian Da4 Xue2
Pengantar

1. Buku Da4 Xue2, sejak dulu Da4 Xue2 digunakan di akademi kerajaan ....
===================================

(古之大學 di sini maksud Zhu1 Xi1 adalah 太學 akademi kerajaan kuno; pada
periode 虞舜 Yu2 Shun4 dikenal dengan nama 上庠 shang4 xiang2 akademi para
sesepuh;
jaman 夏 Xia4 dikenal dengan nama 東序 dong1 xu4;
jaman 周 Zhou1 dikenal dengan nama 東膠 dong1 jiao1;
sampai jaman 漢 Han4 dikenal sebagai 太學 tai4xue2)
==========================
====
...........sebagai metode mendidik orang.
蓋自天降生民,則既莫不與之以仁義禮智之性矣。


Manusia sejak awal keberadaannya, semuanya secara alamiah memiliki
nurani yang berdasarkan 仁義禮智 ren2 (welas asih/kemanusiaan) yi4 (rasa
kebenaran/keadilan) li3 (kepatutan dan tata susila) zhi4 (pengetahuan
dan kebijaksanaan).
然其氣質之稟或 不能齊,是以不能皆有以知其性之所有而全之也。


Walaupun begitu, kualitas diri tiap individu tidaklah merata dan
masing-masing individu memiliki perbedaan. Karenanya tidak semua
individu memiliki kemampuan untuk menyadari potensi nurani mereka dan
mewujudkannya dengan lengkap.
4 hours ago Like
一有聰明睿智能盡其性者出於其閒,則天必命之以為億兆之君師,使之治而教之,以復其性。

Segera setelah ada mereka yang cukup pintar dan bijaksana untuk dapat
mendalami dan mewujudkan nurani dasar, mereka akan menjulang tinggi di
antara yang lainnya. Secara alamiah mereka adalah para penguasa dan guru
dari berjuta-juta tak terhitung lainnya, membuat mereka berkuasa atas
dan mendidik yang lainnya, sehingga bisa membantu mereka membangkitkan
kembali nurani dasarnya.

此伏羲、神農、黃 帝、堯、舜,所以繼天立極,而司徒之職、典樂之官所由設也。

Ini adalah proses bagaimana Fu Xi, Shen Nong, Huang Di, Yao dan Shun
melanjutkan prinsip-prinsip Tian dan mendirikan kesempurnaan. Dan juga
tugas menteri pendidikan dan pejabat-pejabat departemen musik didirikan
dari proses ini.

2. 三代之隆,其法寖備,然後王宮、國都以及閭巷,莫不有學。人生八歲,則自王公以下,至於庶人之子 弟,皆入小學,而教之以灑掃、應對、進退之節,禮樂、射御、書數之文;及其十有五年,則自天子之元子、眾子,以至公、卿、大夫、元士之適子,與凡民之俊 秀,皆入大學,而教之以窮理、正心、修己、治人之道。此又學校之教、大小之節所以分也。

三代之隆,其法寖備,然後王宮、國都以及閭巷,莫不有學。

Kemuliaan 3 dinasti (Xia, Shang, Zhou) secara bertahap mempersiapkan
aturan dan norma, kemudian dari istana raja, ke ibukota negara, turun
sampai ke jalan terkecil terdapat sekolah-sekolah.

人生八歲,則自王公以下,至於庶人之子 弟,皆入小學,而教之以灑掃、應對、進退之節,禮樂、射御、書數之文;

Seseorang sejak usia 8 tahun, mulai dari anak raja turun sampai anak
rakyat jelata, semuanya memasuki sekolah dasar (xiao xue), di mana
mereka diajari tentang pelajaran mengenai menyapu dan membersihkan,
merespon dan menjawab, memasuki dan keluar, juga pelajaran untuk
menjiwai tata susila (dan tata upacara), musik, memanah, berkuda (dan
mengendarai kereta kuda), ilmu buku (menulis, kaligrafi, buku-buku
dasar) dan ilmu hitung).
及其十有五年,則自天子之元子、眾子,以至公、卿、大夫、元士之適子,與凡民之俊 秀,皆入大學,而教之以窮理、正心、修己、治人之道。此又學校之教、大小之節所以分也。


Ketika berusia 15 tahun, dari putra mahkota seorang penguasa (Tianzi)
maupun anak-anaknya yang lain, terus ke anak para bangsawan, anak para
menteri, anak para penasehat agung, anak para pejabat, bersama dengan
mereka-mereka yang menonjol di antara rakyat awam, masuk ke sekolah
tinggi (Da Xue di sini maksudnya akademi kerajaan / sekolah tinggi,
lihat penjelasan di paragraf awal). Di mana mereka akan dididik tentang
metode penelitian suatu hal sampai ke akar-akarnya, metode
memperbaiki/pelurusan pikiran, metode kultivasi diri, dan metode
memerintah rakyat. Inilah pendidikan yang ada di sekolah-sekolah, dan
pembagian antara sekolah dasar dan sekolah tinggi dibedakan.
3. 夫以學校之設,其廣如此,教之之術,其次第節目之詳又如此,而其所以為教,則又皆本之人君躬行心得 之餘,不待求之民生日用彝倫之外,是以當世之人無不學。其學焉者,無不有以知其性分之所固有,職分之所當為,而各俛焉以盡其力。此古昔盛時所以治隆於上, 俗美於下,而非後世之所能及也!

夫以學校之設,其廣如此,教之之術,其次第節目之詳又如此,

Jadi, sekolah-sekolah didirikan secara luas dengan cara demikian, dan
begitu juga dengan rincian urutan teknik-teknik pendidikan.

而其所以為教,則又皆本之人君躬行心得 之餘,

Dan cara-cara pendidikan selalu berakar dari praktek pribadi penguasa
rakyat dan pengertian/kebesaran hati yang ia miliki (diperoleh dari
pendidikan dan kerja keras melatih diri).
不待求之民生日用彝倫之外,是以當世之人無不學。

Semuanya tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari manusia dan hubungan
sosial, karena itu pada masa sekarang (masa Zhu Xi) tidak ada orang
yang tidak belajar.
其學焉者,無不有以知其性分之所固有,職分之所當為,而各俛焉以盡其力。

Dan apa yang mereka pelajari, tak lain adalah pemahaman tentang nurani
yang sebenarnya secara mendasar telah dimiliki secara alamiah,dan apa
yang harus mereka lakukan sesuai dengan peranan dan tanggung jawab
masing-masing, juga bagaimana setiap orang hendaknya berusaha sekuat
tenaga untuk hal ini (belajar).
此古昔盛時所以治隆於上, 俗美於下,而非後世之所能及也!


Inilah yang terjadi di jaman dulu, di mana di masa dulu, saat masa
puncak kejayaan, ada pemerintahan yang mulia di tataran atas (penguasa)
dan ada kebudayaan yang indah di tataran bawah (rakyat) ada budaya yang
indah, namun hal demikian di luar kemampuan generasi penerus untuk
mewujudkannya.
yang dimaksud dengan masa dulu adalah masa Yao-Shun
4. 及周之衰,賢聖之君不作,學校之政不修,教化陵夷,風俗頹敗,時則有若孔子之聖,而不得君師之位以 行其政教,於是獨取先王之法,誦而傳之以詔後世。若曲禮、少儀、內則、弟子職諸篇,固小學之支流餘裔,而此篇者,則因小學之成功,以著大學之明法,外有以 極其規模之大,而內有以盡其節目之詳者也。三千之徒,蓋莫不聞其說,而曾氏之傳獨得其宗,於是作為傳義,以發其意。及孟子沒而其傳泯焉,則其書雖存,而知 者鮮矣!

及周之衰,賢聖之君不作,學校之政不修,教化陵夷,風俗頹敗.


Sampai kemudian di masa Zhou, terjadi kemerosotan, para penguasa tidak
lagi memerintah dengan arif dan bijaksana, sistem pendidikan (seperti
yang telah diuraikan di atas) tidak lagi dilaksanakan, pencerahan rakyat
melalui pendidikan merosot, kebudayaan juga mundur dan merosot.
時則有若孔子之聖,而不得君師之位以 行其政教,於是獨取先王之法,誦而傳之以詔後世。


Walaupun di masa itu (Zhou) terdapat orang suci seperti Kongzi, namun
tidak mendapatkan penerimaan dari penguasa untuk menjabat sebagai
penasehat penguasa sehingga tidak bisa melaksanakan gagasannya tentang
pendidikan, karenanya kemudian seorang diri memakai norma-norma penguasa
terdahulu (mis: Yao-Shun dan jaman awal Zhou yaitu jaman Wen-Wu Wang),
untuk dilafalkan dan diajarkan ke generasi penerus melalui pendidikan.
maksudnya Kongzi sendirian
mendirikan sekolah yang kemudian menerima banyak murid terlepas dari
status sosial dan ekonomi, yang diajarin itu bahan2 dari dokumen sejarah
tentang masa2 keemasan jaman dulu, walau sebenarnya boleh dibilang
sebenarnya yang diajari itu kebanyakan dari jaman zhou awal, cuma
shijing yang menurut para ahli autentik memiliki teks yang berasal dari
jaman shang, kalau soal buku sejarah jangan ditanya dah, udah dipermak
abis pada masa zhou menggulingkan shang
若曲禮、少儀、內則、弟子職諸篇,固小學之支流餘裔,而此篇者,則因小學之成功,以著大學之明法,外有以 極其規模之大,而內有以盡其節目之詳者也。

Seperti 曲禮 Qu1 Li3 (Tata Upacara Dan Susila), 少儀 Shao3 Yi2 (Norma
Sosial Bersifat Ringan), 內則 Nei4 Ze2 (Aturan Dalam Keluarga) (ketiga ini
nama-nama buku bagian dari Li Ji), 弟子職 (di4 zi3 zhi2 kewajiban berbakti
seorang murid - nama dari bagian tulisan Guanzi) kesemuanya adalah
materi tahap lanjutan yang dipelajari di sekolah dasar, sedangkan bab
ini (Zhu Xi merujuk ke buku Da Xue) dipelajari setelah berhasil
menyelesaikan sekolah dasar, berbicara mengenai metode pengajaran
sekolah tinggi / akademi kerajaan, secara garis besar terdiri dari ruang
lingkup pembahasan yang sangat luas,lebih lanjut lagi setiap bidang
pelajaran (buku) isinya sangat terperinci.
三千之徒,蓋莫不聞其說,而曾氏之傳獨得其宗,於是作為傳義,以發其意。及孟子沒而其傳泯焉,則其書雖存,而知 者鮮矣!


3000 murid Kongzi, tidak ada satupun yang tidak menyimak ujaran KongZi,
tetapi hanya Zhengzi yang mewarisi, hanya beliau sendiri yang memahami
keseluruhan ajaran, karenanya Zhengzi untuk mewariskan kebenaran
(ajaran) maka Zhengzi menuliskan inti ajaran (buku Da Xue) dan
mengulasnya.Sampai masa sepeninggalnya Mengzi, tidak ada lagi yang
mewarisinya pemahaman ini, walaupun buku ini (Da Xue) tetap diwariskan,
namun yang benar-benar memahaminya sangatlah sedikit.
5. 自是以來,俗儒記誦詞章之習,其功倍於小學而無用;異端虛無寂滅之教,其高過於大學而無實。其他權 謀術數,一切以就功名之說,與夫百家眾技之流,所以惑世誣民、充塞仁義者,又紛然雜出乎其閒。使其君子不幸而不得聞大道之要,其小人不幸而不得蒙至治之 澤,晦盲否塞,反覆沈痼,以及五季之衰,而壞亂極矣!

自是以來,俗儒記誦詞章之習,其功倍於小學而無用;

Sejak saat itu (mengacu ke setelah masa Mengzi), para pelajar awam
(yang pemahamannya dangkal) memiliki tradisi untuk melafalkan dan
menghafal puisi dan karya sastra, upaya yang digunakan berkali-kali
lipat dibanding dengan upaya yang digunakan di sekolah dasar, namun
tidak berguna;
異端虛無寂滅之教,其高過於大學而無實。

Ajaran heterodox kehampaan (maksudnya Daojiao), ajaran nirvana
(maksudnya Fojiao), keduanya melangit melebihi Da Xue tetapi jauh dari
kenyataan (tidak membumi).
其他權 謀術數,一切以就功名之說,與夫百家眾技之流,所以惑世誣民.


Yang lain yaitu ajaran tentang strategi dan taktik menyelenggarakan
negara (mengacu ke縱橫家 zong4heng2jia1 - aliran politik dan diplomasi),
tentang perhitungan magis dan meramal (mengacu ke 陰陽家 yin1yang2jia1 -
aliran yinyang), semuanya menggunakan bahasa yang tinggi, begitu juga
dengan aliran-aliran lainnya (百家 bai3jia1 - ratusan aliran), sehingga
mengaburkan / menyesatkan dan menjebak orang banyak.
充塞(充滿)仁義者,又紛然雜出乎 其間,


Ajaran yang mengusung (mengandung penuh) kemanusiaan (仁) dan kebenaran
(義), pada periode itu (setelah Mengzi) kacau balau kusut luar biasa
melebihi perkiraan.
充塞(充滿)仁義者,又紛然雜出乎 其間,


Ajaran yang mengusung (mengandung penuh) kemanusiaan (仁) dan kebenaran
(義) (maksudnya Ru), pada periode itu (setelah Mengzi) kacau balau kusut
luar biasa melebihi perkiraan.

使其君子不幸而不得聞大道之要,其小人不幸而不得蒙至治之 澤,晦盲否塞,反覆沈痼,以及五季之衰,而壞亂極矣!


Sehingga para Junzi (君子 dalam hal ini yang dimaksud adalah kaum
literati / terpelajar terdiri dari penguasa, bangsawan, pejabat,
sarjana) tidak beruntung tidak dapat mempelajari (walaupun mereka mau
mempelajarinya, dikarenakan situasi yang tidak kondusif) prinsip-prinsip
inti/penting Dao sejati (大道 - literal: Dao Agung / Luhur), sedangkan
rakyat jelata (小人 di sini artinya adalah rakyat jelata) tidak beruntung
tidak bisa mendapatkan perlindungan dan anugerah pemerintahan yang baik,
arif dan bijaksana, masa-masa kegelapan dan penuh kekurangan, berulang
terjadi terus-menerus (sejak dari sepeninggal Mengzi),sampai dengan masa
kemerosotan lima dinasti (五代 lima dinasti;後梁 Liang、後唐 Tang、後晉 Jin、後漢
Han、 後周 Zhou; periode 5 dinasti 10 negara - jaman perpecahan dan
kegelapan setelah dinasti Tang berakhir) kekacauan mencapai titik
puncaknya.
‎6. 天運循環,無往不復。宋德隆盛,治教修明。於是河南程氏兩夫子出,而有以接乎孟氏之傳。實始尊信此 篇而表章之,既又為之次其簡編,發其歸趣,然後古者大學教人之法、聖經賢傳之指,粲然復明於世。雖以熹之不敏,亦幸私淑而與有聞焉。顧其為書猶頗放失,是 以忘其固陋,采而輯之,閒亦竊附己意,補其闕略,以俟後之君子。極知僭踰,無所逃罪,然於國家化民成俗之意、學者修己治人之方,則未必無小補云。

天運循環,無往不復。
Siklus alam berputar, kemerosotan berhenti.

宋德隆盛,治教修明。

Jaman dinasti Song (jamannya Zhu Xi) gemah ripah loh jinawi (penuh
kejayaan, kemuliaan dan kesejahteraan), penyelenggaraan pemerintahan dan
ajaran (maksudnya Ru) mengalami perbaikan dan masa pencerahan.
於是河南程氏兩夫子出,而有以接乎孟氏之傳.


Karenanya munculah dua cendekiawan Ru (Zhu Xi menggunakan 夫子 karena dua
orang tersebut adalah gurunya, menurut tradisi Ru memanggil guru adalah
dengan sebutan 夫子) dari keluarga 程 Cheng2 (程顥 Cheng2 Hao4、程頤 Cheng2
Yi2) dari wilayah Henan, keduanya menerima dan mewarisi ajaran keluarga 孟
Meng4 (maksudnya 孟子 Meng4zi3)
於是河南程氏兩夫子出,而有以接乎孟氏之傳.


Karenanya munculah dua cendekiawan Ru (Zhu Xi menggunakan 夫子 karena dua
orang tersebut dianggap gurunya walau sebenarnya Zhu Xi belajar secara
tidak langsung melalui pengikut mereka yaitu 李侗 Li3 Tong3, menurut
tradisi Ru memanggil guru adalah dengan sebutan 夫子) dari keluarga 程
Cheng2 (程顥 Cheng2 Hao4、程頤 Cheng2 Yi2) dari wilayah Henan, keduanya
menerima dan mewarisi ajaran keluarga 孟 Meng4 (maksudnya 孟子 Meng4zi3)

實始尊信此 篇而表章之,既又為之次其簡編,發其歸趣,然後古者大學教人之法、聖經賢傳之指,粲然復明於世.


Beliau berdua (Cheng bersaudara) kemudian memulai menjunjung, meyakini,
menghargai dan mengutip (Da Xue), juga sudah muncul edisi suntingan
(dari buku-buku kuno, jaman revitalisasi Song di mana banyak buku kuno
disunting ulang, termasuk buku2 Ru yang disunting Zhu Xi, namun sebelum
masa Zhu Xi sudah banyak suntingan2 yang beredar), menghasilkan kembali
minat baru (terhadap ajaran leluhur - terutama ajaran Ru), kemudian
metode kuno mendidik manusia di sekolah tinggi (juga direvitalisasi),
minat terhadap 聖經賢傳 (sheng4 jing1 xian2 zhuan4 - teks klasik Ru),
kembali pulih dan begitu bergelora di generasi sekarang (maksudnya masa
generasi Zhu Xi).

雖以熹之不敏,亦幸私淑而與有聞焉。

Walaupun saya, Zhu
Xi, tidak pintar, akan tetapi beruntung menerima pengajaran langsung
(dari kedua Cheng bersaudara melalui pengikut mereka Li Tong yang
menjadi guru Zhu Xi) dan mendengarkan penjelasan (mengenai teori/doktrin
kedua Cheng bersaudara).
顧其為書猶頗放失,是 以忘其固陋,采而輯之,閒亦竊附己意,補其闕略,以俟後之君子。


Walaupun demikian, saya (Zhu Xi) merasakan bahwa uraian kedua Cheng
bersaudara masih memiliki kekurangan, karenanya lupa bahwa diri sendiri
juga tidak begitu memiliki pengetahuan (maksudnya Zhu Xi dia merendahkan
diri), memilah dan menyunting, menghasilkan edisi baru dengan
menambahkan juga pendapat saya pribadi, menambal kekurangan yang ada,
sembari menunggu koreksi dari generasi penerus (君子 dalam konteks ini
adalah cendekiawan yang diharapkan Zhu Xi mampu memberikan koreksi atau
tambahan atau perbaikan atas ulasannya - dalam hal ini mungkin sejarah
telah memunculkan seorang王陽明 Wang2 Yang2ming2).
極知僭踰,無所逃罪,然於國家化民成俗之意、學者修己治人之方,則未必無小補云。


(Saya) Tahu kalau telah melewati batas kewenangan (dengan menyunting
dan menambahkan ulasan sendiri menghasilkan edisi baru), bukannya
(beralasan) untuk menghindari kesalahan, walaupun negara (pemerintahan
Song) berupaya mendidik rakyat dan membentuk budaya bermoral, (dengan)
metode pengembangan diri dan memerintah rakyat para kaum terpelajar
(sekarang ini / pada masa Zhu Xi), mungkin tidak akan dapat membantu
sedikitpun (terhadap keinginan negara / pemerintahan Song untuk mendidik
rakyat dan membentuk budaya bermoral). (jadi maksud Zhu Xi adalah
karena pemikiran kaum terpelajar / Ru pada masanya juga ia rasakan tidak
begitu membantu, maka dia memberanikan diri menyunting ulang dan
mengulas ulang buku-buku Ru, termasuk Da Xue ini).
‎7. 淳熙己酉二月甲子,新安朱熹序。

淳熙己酉二月甲子,新安朱熹序。


periode Chunxi (淳熙 Chúnxī) 1174–1189 CE pemerintahan 宋孝宗Song4
Xiao4zong1 tahun 己酉 ji3 you3 (1189 CE) bulan dua (gregorian: februari)
tanggal 甲子 (tanggal 4, gregorian: 20),
Kata Pengantar Zhu Xi orang Xin An (Huizhou, Anhui),
《大學章句》

大,舊音泰,今讀如字。

大, pelafalan jaman dulu adalah "tai4", pelafalan jaman sekarang (jaman Zhu Xi) adalah sesuai dengan hurufnya yaitu 大 da4
子程子曰:「大學,孔氏之遺書,而初學入德之門也。」於今可見古人為學次第者,獨賴此篇之存,而論、孟次之。學者必由是而學焉,則庶乎其不差矣。


Guru saya (Zhu Xi), Cheng Zi (Cheng bersaudara melalui pengikut mereka
Li Tong) mengatakan: "Da4 Xue2 (Pembelajaran Agung) adalah buku yang
bertahan diwariskan oleh keluarga Kong3 (Kong3zi3), merupakan pintu
gerbang bagi mereka yang memulai pelajaran mereka mengenali kebajikan.
Bahwa pada masa sekarang kita bisa melihat urutan yang digunakan oleh
para leluhur untuk belajar, tergantung hanya pada keberadaan buku ini,
dengan Lun2 Yu3 berikutnya dan Meng4zi3 setelahnya. Para pelajar harus
belajar mulai dari buku ini. Setelahnya mereka akan semakin dekat untuk
tidak kekurangan lagi (dalam hal pengetahuan).
經

1. 大學之道,在明明德,在親民,在止於至善。

注:

大學之道,在明明德,在親民,在止於至善。程子曰:「親,當作新。」大學者,大人之學也。 明,明之也。明德者,人之所得乎天,而虛靈不昧,以具眾理而應萬事者也。但為氣稟所拘,人欲所蔽,則有時而昏;然其本體之明,則有未嘗息者。故學者當因其 所發而遂明之,以復其初也。新者,革其舊之謂也,言既自明其明德,又當推以及人,使之亦有以去其舊染之污也。止者,必至於是而不遷之意。至善,則事理當然 之極也。言明明德、新民,皆當至於至善之地而不遷。蓋必其有以盡夫天理之極,而無一毫人欲之私也。此三者,大學之綱領也。

程 子曰:「親,當作新。」


程 子 Chengzi (程頤 Cheng2 Yi2) berujar: huruf親 qin1 diganti dengan 新 xin1.
-- Zhu Xi mengikuti Cheng Yi dalam merubah frase 親民 qin1 min2
(mengakrabi/
mengkerabatkan
rakyat - menganggap rakyat sebagai keluarga dekat sendiri) menjadi 新民
xin1 min2 (memperbaharui rakyat); Walaupun perubahan ini masuk akal,
namun perubahan frase ini juga didebatkan oleh Wang Yangming yang
berargumentasi menolak perubahan ini dari teks aslinya
大學者,大人之學也。

Yang dimaksud dengan 大學 Da4 Xue2 adalah pembelajaran orang dewasa.

明,明之也。

明 ming2 adalah menerangi-memperjelas-memperkuat-mengukuhkan-mewujudkan. (明 literal: terang, namun dalam konteks ini adalah 明 menjelaskan frase berikutnya yaitu 明德 ming2 de2)

明德者,人之所得乎天,而虛靈不昧,以具眾理而應萬事者也。


明德 ming2 de2 kebajikan alami adalah, kebajikan yang didapatkan secara
alamiah oleh manusia; 明德 bersifat menerima, batiniah (menyatu dengan
jiwa-rohani-nurani), tidak tertutupi (terkaburkan oleh pandangan salah);
mengandung banyak prinsip-prinsip sehingga ia (明德) dapat digunakan
untuk menghadapi segala masalah.

arti huruf 明 bukan hanya bercahaya atau terang, namun dalam konteks 明德 artinya adalah "jelas", "murni", "asli"
但為氣稟所拘,人欲所蔽,則有時而昏;


Namun, dikarenakan oleh keterbatasan tingkat kualitas batin (氣 qi2 -
dalam hal ini yang dimaksud adalah batin / moral), dan
dikaburkan/ditutupi oleh nafsu keinginan manusia, ada kalanya (明德)
tertutupi.
然其本體之明,則有未嘗息者。

Walaupun begitu, di akarnya (明德 yang tertutupi) potensi pencerahan tidak pernah hilang.
故學者當因其 所發而遂明之,以復其初也。


Karenanya kaum terpelajar hendaknya mengikuti pancaran kebajikannya
(ujung pancaran dari明德 yaitu berupa prinsip-prinsip kebajikan) dan
berikutnya mencerahkannya (mencerahkan kebajikan - menghayati
melaksanakan prinsip-prinsip kebajikan) untuk kembali ke awal (awal
明德yang didapat secara alamiah ketika sebelum dibatasi oleh氣 dan nafsu
keinginan).
新者,革其舊之謂也,言既自明其明德,又當推以及人,使之亦有以去其舊染之污也。


新 xin1 "memperbarui" adalah mengganti yang lama, bagian ini ("在親民")
artinya setelah seseorang berhasil mencerahkan kembali kebajikan alami
(明德), maka seharusnya mendorong orang lain untuk mencapai hal yang sama,
membuat mereka juga mampu untuk membersihkan noda lama kekotoran batin
(kembali ke awal明德 di mana batin belum tercemar).
止者,必至於是而不遷之意。

止 zhi3 "berhenti" artinya adalah harus sampai di sini dan tidak berpindah lagi.
至善,則事理當然之極也。

至善 zhi4 shan4 "puncak kebaikan", adalah titik tertinggi yang sesuai dengan prinsip-prinsip kebajikan.
言明明德、新民,皆當至於至善之地而不遷。


Bagian ini ("在止於至善") artinya bahwa 明明德 (mencerahkan/menemukan kembali
kebajikan alami) dan新民 (memperbarui rakyat - mendorong orang lain untuk
juga mencerahkan/menemukan kembali kebajikan alami mereka) harus
berhenti di satu titik puncak kebaikan dan tidak lagi bergerak.
蓋必其有以盡夫天理之極,而無一毫人欲之私也。


Seharusnya seseorang harus berusaha semaksimal mungkin untuk menghayati
dan menjalani hukum alam semesta / prinsip-prinsip alami (天理 tian1 li3)
sampai dengan pencapaian tertinggi, yaitu tanpa sedikitpun keegoisan
nafsu keinginan.
此三者,大學之綱領也。

Ketiga topik ini(明明德 - mencerahkan/menemukan/
mewujudkan
kembali kebajikan alami; 新民 - memperbarui rakyat, mendorong orang lain
untuk juga mencerahkan / menemukan / mewujudkan kembali kebajikan alami
mereka; 至善 mencapai titik tertinggi kebaikan) adalah tema utama /
kerangka pedoman utama Da4 Xue2
Berdasarkan ulasan di atas maka

1-1大學之道,在明明德,在新民,在止於至善。

da4 xue2 zhi1 dao4, zai4 ming2 ming2 de2, zai4 xin1 min2, zai4 zhi3 yu2 zhi4 shan4

dapat ditafsirkan sebagai berikut:


Hakikat inti Da4 Xue2 (Pembelajaran Agung) adalah mencerahkan /
mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami (明德ming2 de2 kebajikan
alami yang diperoleh manusia secara alamiah dan pada kondisi
permulaannya bersifat murni tidak tercela), memperbarui manusia (agar
bisa mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami), dan
(hanya) berhenti (jikalau) setelah mencapai titik puncak kebaikan.
tambahan khusus untuk 至善 zhi4
shan4: kenapa harus berhenti di titik puncak kebaikan ? Wang Yangming
dalam kasus ini memperjelas bahwa mereka yang tidak tahu kapan harus
berhenti, malah akhirnya melewati batas mengejar keinginan liar / di
luar nalar (misalnya konsep kesucian, menjadi dewa, nirvana), ilusi,
kesunyataan, kondisi tetap (maksudnya dhyana/jhanna) dan tidak lagi mau
berurusan dengan negara, keluarga, ataupun dunia, beginilah pengikut
Buddha dan Laozi (Wang Yangming mengkritisi konsep seklusi pemisahan
diri dengan duniawi ajaran Buddha dan Dao)
penjelasan Wang Yangming di atas adalah untuk proses Ming Ming De - mewujudkan kembali kebajikan alami


sedangkan untuk Qin Min (Wang Yangming tidak mengikuti Cheng Yi
mengganti menjadi Xin, karena dia adalah pengikut Cheng Hao) Wang
Yangming menjelaskan dalam hal mencintai rakyat, mereka yang tidak tahu
apa itu titik puncak kebaikan, akhirnya terjerumus dan malah mengumbar
nafsu keegoisan dalam segala perhitungan, bersiasat, kepintaran,
teknik-teknik yang tidak ada hubungannya dengan Ren (kemanusiaan - welas
asih), para pengikut 5 penguasa jaman Chunqiu adalah seperti ini

intinya mereka ingin mengejar keuntungan duniawi dengan menghalalkan segara cara

dilihat dari penjelasan Wang Yangming, ini tak lain adalah aplikasi konsep Zhong, yaitu tidak berlebihan, juga tidak kekurangan
‎1-2 知止而后有定,定而后能靜,靜而后能安,安而后能慮,慮而后能得。

注:

后,與後同,後放此。止者,所當止之地,即至善之所在也。知之,則志有定向。靜,謂心不妄動。安,謂所處而安。慮,謂處事精詳。得,謂得其所止。

后,與後同,後放此。


后 hou4 (bisa berarti "permaisuri", bisa juga berarti "kemudian" atau
"belakang") sama dengan後 hou4 (kemudian atau belakang, dalam hal ini Zhu
Xi menegaskan arti后 hou4 agar tidak terjadi kerancuan penafsiran),
seperti "menaruh di belakang".
止者,所當止之地,即至善之所在也。

止 zhi3 (berhenti) adalah, tempat di mana harus berhenti, yaitu tempat di mana 至善 zhi4 shan4 (puncak kebaikan) berada.

知之,則志有定向。


Setelah dimengerti (mengenai berhenti di puncak kebaikan), hasrat /
keinginan / aspirasi (untuk mencapai puncak kebaikan) memiliki arah
mantap/jelas/kuat.
靜,謂心不妄動。

靜 jing4 (hening, tenang), berarti batin tidak bergerak liar.
靜,謂心不妄動。

靜 jing4 (hening, tenang), berarti batin tidak bergerak liar
慮,謂處事精詳。

慮 lv4 (mempertimbangkan), berarti secara sempurna merinci setiap menyelesaikan masalah.

得,謂得其所止。

得 de2 (memperoleh, mencapai), berarti setelah mencapai (tahu) titik di mana harus berhenti (yaitu di puncak kebaikan).
Berdasarkan uraian pengulasan di atas maka

1-2 知止而后有定,定而后能靜,靜而后能安,安而后能慮,慮而后能得。


zhi1 zhi3 er2 hou4 you3 ding4, ding4 er2 hou4 neng2 jing4, jing4 er2
hou4 neng2 an1, an1 er2 hou4 neng2 lv4, lv4 er2 hou4 neng2 de2

dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Ketika mengetahui titik di mana harus berhenti (yaitu di puncak kebaikan) maka kemudian (hasrat/keinginan/aspirasi untuk mencapai puncak kebaikan) memiliki arah yang mantap/jelas/kuat,

setelah (hasrat/keinginan/aspirasi untuk mencapai puncak kebaikan) memiliki arah yang mantap/jelas/kuat maka batin tidak akan bergerak liar (靜 jing4),

setelah batin tidak bergerak liar (靜 jing4) maka di manapun akan merasa damai (安 an1),


setelah di manapun akan merasa damai (安 an1) maka dalam menyelesaikan
masalah bisa mempertimbangkan, merinci dengan sempurna (慮 lv4),


setelah dalam menyelesaikan masalah bisa mempertimbangkan, merinci
dengan sempurna (慮 lv4) maka akan mencapai (得 de2) dan tahu untuk
berhenti (maksudnya mencapai puncak kebaikan 至善 zhi4 shan4 dan
berhenti).
‎1-3 物有本末,事有終始,知所先後,則近道矣。

注:

明德為本,新民為末。知止為始,能得為終。本始所先,末終所後。此結上文兩節之意。

明德為本,新民為末。

明德 ming2 de2 (kebajikan alami) sebagai akar (awal), 新民 xin1 min2 (memperbaharui rakyat) sebagai cabang (akhir).

知止為始,能得為終。


Mengerti kapan harus berhenti (yaitu di puncak kebaikan) sebagai
permulaan, dapat mencapainya (mencapai puncak kebaikan) sebagai akhir.

本始所先,末終所後。

Akar dan permulaan terlebih dahulu, cabang dan akhir setelahnya.

此結上文兩節之意。

Ini menyimpulkan arti kedua pembahasan di atas.
Berdasarkan uraian pengulasan di atas maka:

1-3 物有本末,事有終始,知所先後,則近道矣。

wu4 you3 ben3 mo4, shi4 you3 zhong1 shi3, zhi1 shuo3 xian1 hou4, ze2 jin4 dao4 yi3.

dapat ditafsirkan sebagai berikut:


Segala sesuatu memiliki akar dan cabang, semua urusan memiliki
permulaan dan akhir, (dengan) mengerti mana yang harus didahulukan dan
mana yang kemudian, maka akan dekat dengan hakikat inti Da4 Xue2.

Yaitu:


1. terlebih dahulu mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali
kebajikan alami yang diperoleh manusia secara alamiah dan pada kondisi
permulaannya bersifat murni tidak tercela,

2. baru kemudian memperbaharui rakyat / orang lain (agar bisa mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami),

3. sebagai permulaan pahami dulu puncak kebaikan dan kapan harus berhenti,

4. baru kemudian dapat mencapai titik puncak kebaikan itu (di mana tidak ada sedikitpun keegoisan nafsu keinginan).
1-4 古之欲明明德於天下者,先治其國;欲治其國者,先齊其家;欲齊其家者,先脩其身;欲脩其身者,先正其心;欲正其心者,先誠其意;欲誠其意者,先致其知;致知在格物。

注:

治, 平聲,後放此。明明德於天下者,使天下之人皆有以明其明德也。心者,身之所主也。誠,實也。意者,心之所發也。實其心之所發,欲其一於善而無自欺也。致, 推極也。知,猶識也。推極吾之知識,欲其所知無不盡也。格,至也。物,猶事也。窮至事物之理,欲其極處無不到也。此八者,大學之條目也。

治, 平聲,後放此。


治 zhi4 (memerintah), dulu bernada datar平聲 ping2 sheng1 (yaitu治zhi1),
kemudian menjadi seperti sekarang (nada ke-4 / 入聲 ru4 sheng1).

明明德於天下者,使天下之人皆有以明其明德也。


Bagian "明明德於天下" (mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan
alami di seluruh muka bumi) artinya adalah untuk membuat seluruh
manusia di dunia mampu untuk mencerahkan / mewujudkan / menemukan
kembali kebajikan alami mereka.

心者,身之所主也。

心 xin1 (batin / pikiran / rohani) adalah yang menentukan/menguasai tubuh (jasmani).

誠,實也。

誠 cheng2 (ketulusan), adalah benar sebenar-benarnya apa adanya.

意者,心之所發也。

意 yi4 adalah, ekspresi dari心 xin1 (batin/pikiran).

實其心之所發,欲其一於善而無自欺也。


Agar semua ekspresi batin (意 yi4) benar sebenar-benarnya apa adanya,
memerlukan kemanunggalan (menyatu) dengan kebenaran dan tidak menipu
diri sendiri.

致, 推極也。

致 zhi4 (memperluas), adalah mendorong sampai titik maksimal.

知,猶識也。

知 zhi1 (mengerti / memahami / mengetahui), (artinya adalah) tetap memahami (walau sampai rentang lingkup maksimal).

推極吾之知識,欲其所知無不盡也。


Untuk memperluas pengetahuan seseorang sampai titik maksimal,
memerlukan pendalaman tak terbatas tentang hal-hal yang telah dipahami.

格,至也。

格 ge2 (pola / sifat alami), (dipahami/diteliti) sampai (pemahaman) paling mendalam.

物,猶事也。

物 wu4 (benda / entitas), (artinya) tetap masalah / situasi.
|
窮至事物之理,欲其極處無不到也。


Untuk secara menyeluruh memahami pola/sifat alami segala benda dan
masalah, maka diperlukan tidak ada titik terjauh pencapaian seseorang
yang tidak digapai.

此八者,大學之條目也。

Delapan prinsip ini (prinsip2 di atas), adalah perincian Da4 Xue2.
Berdasarkan urai di atas maka

1-4

古之欲明明德於天下者,先治其國;
欲治其國者,先齊其家;
欲齊其家者,先脩其身;
欲脩其身者,先正其心;
欲正其心者,先誠其意;
欲誠其意者,先致其知;
致知在格物。

dapat ditafsirkan menjadi sebagai berikut:


Karenanya sejak dulu jika berkehendak untuk membuat seluruh manusia di
dunia mampu untuk mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan
alami mereka, pertama harus mampu memerintah negara (dengan arif
bijaksana);

Jika berkehendak untuk mampu memerintah negara
(dengan arif bijaksana), maka harus terlebih dahulu mampu mengatur
keluarga dengan baik;

Jika berkehendak untuk mampu mengantur
keluarga dengan baik, maka harus terlebih dahulu mampu mengatur dan
mengembangkan diri sendiri;

Jika berkehendak untuk mampu mengatur dan mengembangkan diri sendiri, maka terlebih dahulu memperbaiki batin;


Jika berkehendak untuk mampu memperbaiki batin, maka terlebih dahulu
memiliki pemikiran yang tulus (benar sebenar-benarnya apa adanya,
menyatu dengan kebenaran dan tidak menipu diri sendiri);

Jika
berkehendak untuk memiliki pemikiran yang tulus, maka terlebih dahulu
harus mengembangkan pengetahuan dan memperdalam pemahaman (mengembangkan
pengetahuan sampai titik maksimal dan melakukan pendalaman tak
terhingga dalamnya terhadap hal-hal yang telah dipahami);


Mengembangkan pengetahuan dan memperdalam pemahaman, terletak pada
pengamatan/penelitian pola/sifat alami berbagai benda/masalah.
 arti huruf 明 bukan hanya bercahaya atau terang, namun dalam konteks 明德 artinya adalah "jelas", "murni", "asli"

 但為氣稟所拘,人欲所蔽,則有時而昏;

Namun, dikarenakan oleh keterbatasan tingkat kualitas batin (氣 qi2 - dalam hal ini yang dimaksud adalah batin / moral), dan dikaburkan/ditutupi oleh nafsu keinginan manusia, ada kalanya (明德) tertutupi.


 然其本體之明,則有未嘗息者。

Walaupun begitu, di akarnya (明德 yang tertutupi) potensi pencerahan tidak pernah hilang.

 故學者當因其 所發而遂明之,以復其初也。
Karenanya kaum terpelajar hendaknya mengikuti pancaran kebajikannya (ujung pancaran dari明德 yaitu berupa prinsip-prinsip kebajikan) dan berikutnya mencerahkannya (mencerahkan kebajikan - menghayati melaksanakan prinsip-prinsip kebajikan) untuk kembali ke awal (awal 明德yang didapat secara alamiah ketika sebelum dibatasi oleh氣 dan nafsu keinginan).

  
新者,革其舊之謂也,言既自明其明德,又當推以及人,使之亦有以去其舊染之污也。
新 xin1 "memperbarui" adalah mengganti yang lama, bagian ini ("在親民") artinya setelah seseorang berhasil mencerahkan kembali kebajikan alami (明德), maka seharusnya mendorong orang lain untuk mencapai hal yang sama, membuat mereka juga mampu untuk membersihkan noda lama kekotoran batin (kembali ke awal明德 di mana batin belum tercemar).

  
止者,必至於是而不遷之意。
止 zhi3 "berhenti" artinya adalah harus sampai di sini dan tidak berpindah lagi.

  
至善,則事理當然之極也。
至善 zhi4 shan4 "puncak kebaikan", adalah titik tertinggi yang sesuai dengan prinsip-prinsip kebajikan.


 言明明德、新民,皆當至於至善之地而不遷。

Bagian ini ("在止於至善") artinya bahwa 明明德 (mencerahkan/menemukan kembali kebajikan alami) dan新民 (memperbarui rakyat - mendorong orang lain untuk juga mencerahkan/menemukan kembali kebajikan alami mereka) harus berhenti di satu titik puncak kebaikan dan tidak lagi bergerak.

  
蓋必其有以盡夫天理之極,而無一毫人欲之私也。
Seharusnya seseorang harus berusaha semaksimal mungkin untuk menghayati dan menjalani hukum alam semesta / prinsip-prinsip alami (天理 tian1 li3) sampai dengan pencapaian tertinggi, yaitu tanpa sedikitpun keegoisan nafsu keinginan.


 此三者,大學之綱領也。
Ketiga topik ini(明明德 - mencerahkan/menemukan/mewujudkan kembali kebajikan alami; 新民 - memperbarui rakyat, mendorong orang lain untuk juga mencerahkan / menemukan / mewujudkan kembali kebajikan alami mereka; 至善 mencapai titik tertinggi kebaikan) adalah tema utama / kerangka pedoman utama Da4 Xue2.

 Berdasarkan ulasan di atas maka

1-1大學之道,在明明德,在新民,在止於至善。

da4 xue2 zhi1 dao4, zai4 ming2 ming2 de2, zai4 xin1 min2, zai4 zhi3 yu2 zhi4 shan4

dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Hakikat inti Da4 Xue2 (Pembelajaran Agung) adalah mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami (明德ming2 de2 kebajikan alami yang diperoleh manusia secara alamiah dan pada kondisi permulaannya bersifat murni tidak tercela), memperbarui manusia (agar bisa mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami), dan (hanya) berhenti (jikalau) setelah mencapai titik puncak kebaikan.


  tambahan khusus untuk 至善 zhi4 shan4: kenapa harus berhenti di titik puncak kebaikan ? Wang Yangming dalam kasus ini memperjelas bahwa mereka yang tidak tahu kapan harus berhenti, malah akhirnya melewati batas mengejar keinginan liar / di luar nalar (misalnya konsep kesucian, menjadi dewa, nirvana), ilusi, kesunyataan, kondisi tetap (maksudnya dhyana/jhanna) dan tidak lagi mau berurusan dengan negara, keluarga, ataupun dunia, beginilah pengikut Buddha dan Laozi (Wang Yangming mengkritisi konsep seklusi pemisahan diri dengan duniawi ajaran Buddha dan Dao)
 penjelasan Wang Yangming di atas adalah untuk proses Ming Ming De - mewujudkan kembali kebajikan alami
sedangkan untuk Qin Min (Wang Yangming tidak mengikuti Cheng Yi mengganti menjadi Xin, karena dia adalah pengikut Cheng Hao) Wang Yangming menjelaskan dalam hal mencintai rakyat, mereka yang tidak tahu apa itu titik puncak kebaikan, akhirnya terjerumus dan malah mengumbar nafsu keegoisan dalam segala perhitungan, bersiasat, kepintaran, teknik-teknik yang tidak ada hubungannya dengan Ren (kemanusiaan - welas asih), para pengikut 5 penguasa jaman Chunqiu adalah seperti ini
intinya mereka ingin mengejar keuntungan duniawi dengan menghalalkan segara cara
dilihat dari penjelasan Wang Yangming, ini tak lain adalah aplikasi konsep Zhong, yaitu tidak berlebihan, juga tidak kekurangan


 ‎1-2 知止而后有定,定而后能靜,靜而后能安,安而后能慮,慮而后能得。

注:

后,與後同,後放此。止者,所當止之地,即至善之所在也。知之,則志有定向。靜,謂心不妄動。安,謂所處而安。慮,謂處事精詳。得,謂得其所止。
后,與後同,後放此。

后 hou4 (bisa berarti "permaisuri", bisa juga berarti "kemudian" atau "belakang") sama dengan後 hou4 (kemudian atau belakang, dalam hal ini Zhu Xi menegaskan arti后 hou4 agar tidak terjadi kerancuan penafsiran), seperti "menaruh di belakang".


 止者,所當止之地,即至善之所在也。
止 zhi3 (berhenti) adalah, tempat di mana harus berhenti, yaitu tempat di mana 至善 zhi4 shan4 (puncak kebaikan) berada.

知之,則志有定向。
Setelah dimengerti (mengenai berhenti di puncak kebaikan), hasrat / keinginan / aspirasi (untuk mencapai puncak kebaikan) memiliki arah mantap/jelas/kuat.


 靜,謂心不妄動。
靜 jing4 (hening, tenang), berarti batin tidak bergerak liar.


 安,謂所處而安。
安 an1 (tentram damai), berarti di manapun akan merasa damai.


慮,謂處事精詳。
慮 lv4 (mempertimbangkan), berarti secara sempurna merinci setiap menyelesaikan masalah.
得,謂得其所止。
得 de2 (memperoleh, mencapai), berarti setelah mencapai (tahu) titik di mana harus berhenti (yaitu di puncak kebaikan).


 Berdasarkan uraian pengulasan di atas maka

1-2 知止而后有定,定而后能靜,靜而后能安,安而后能慮,慮而后能得。

zhi1 zhi3 er2 hou4 you3 ding4, ding4 er2 hou4 neng2 jing4, jing4 er2 hou4 neng2 an1, an1 er2 hou4 neng2 lv4, lv4 er2 hou4 neng2 de2

dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Ketika mengetahui titik di mana harus berhenti (yaitu di puncak kebaikan) maka kemudian (hasrat/keinginan/aspirasi untuk mencapai puncak kebaikan) memiliki arah yang mantap/jelas/kuat,

setelah (hasrat/keinginan/aspirasi untuk mencapai puncak kebaikan) memiliki arah yang mantap/jelas/kuat maka batin tidak akan bergerak liar (靜 jing4),

setelah batin tidak bergerak liar (靜 jing4) maka di manapun akan merasa damai (安 an1),

setelah di manapun akan merasa damai (安 an1) maka dalam menyelesaikan masalah bisa mempertimbangkan, merinci dengan sempurna (慮 lv4),

setelah dalam menyelesaikan masalah bisa mempertimbangkan, merinci dengan sempurna (慮 lv4) maka akan mencapai (得 de2) dan tahu untuk berhenti (maksudnya mencapai puncak kebaikan 至善 zhi4 shan4 dan berhenti).


 1-3 物有本末,事有終始,知所先後,則近道矣。

注:

明德為本,新民為末。知止為始,能得為終。本始所先,末終所後。此結上文兩節之意。

明德為本,新民為末。

明德 ming2 de2 (kebajikan alami) sebagai akar (awal), 新民 xin1 min2 (memperbaharui rakyat) sebagai cabang (akhir).

知止為始,能得為終。

Mengerti kapan harus berhenti (yaitu di puncak kebaikan) sebagai permulaan, dapat mencapainya (mencapai puncak kebaikan) sebagai akhir.

本始所先,末終所後。

Akar dan permulaan terlebih dahulu, cabang dan akhir setelahnya.

此結上文兩節之意。

Ini menyimpulkan arti kedua pembahasan di atas.

 Berdasarkan uraian pengulasan di atas maka:

1-3 物有本末,事有終始,知所先後,則近道矣。

wu4 you3 ben3 mo4, shi4 you3 zhong1 shi3, zhi1 shuo3 xian1 hou4, ze2 jin4 dao4 yi3.

dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Segala sesuatu memiliki akar dan cabang, semua urusan memiliki permulaan dan akhir, (dengan) mengerti mana yang harus didahulukan dan mana yang kemudian, maka akan dekat dengan hakikat inti Da4 Xue2.

Yaitu:

1. terlebih dahulu mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami yang diperoleh manusia secara alamiah dan pada kondisi permulaannya bersifat murni tidak tercela,

2. baru kemudian memperbaharui rakyat / orang lain (agar bisa mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami),

3. sebagai permulaan pahami dulu puncak kebaikan dan kapan harus berhenti,

4. baru kemudian dapat mencapai titik puncak kebaikan itu (di mana tidak ada sedikitpun keegoisan nafsu keinginan).


 1-4 古之欲明明德於天下者,先治其國;欲治其國者,先齊其家;欲齊其家者,先脩其身;欲脩其身者,先正其心;欲正其心者,先誠其意;欲誠其意者,先致其知;致知在格物。

注:

治, 平聲,後放此。明明德於天下者,使天下之人皆有以明其明德也。心者,身之所主也。誠,實也。意者,心之所發也。實其心之所發,欲其一於善而無自欺也。致, 推極也。知,猶識也。推極吾之知識,欲其所知無不盡也。格,至也。物,猶事也。窮至事物之理,欲其極處無不到也。此八者,大學之條目也。

治, 平聲,後放此。

治 zhi4 (memerintah), dulu bernada datar平聲 ping2 sheng1 (yaitu治zhi1), kemudian menjadi seperti sekarang (nada ke-4 / 入聲 ru4 sheng1).

明明德於天下者,使天下之人皆有以明其明德也。

Bagian "明明德於天下" (mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami di seluruh muka bumi) artinya adalah untuk membuat seluruh manusia di dunia mampu untuk mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami mereka.

心者,身之所主也。

心 xin1 (batin / pikiran / rohani) adalah yang menentukan/menguasai tubuh (jasmani).

誠,實也。

誠 cheng2 (ketulusan), adalah benar sebenar-benarnya apa adanya.

意者,心之所發也。

意 yi4 adalah, ekspresi dari心 xin1 (batin/pikiran).

實其心之所發,欲其一於善而無自欺也。

Agar semua ekspresi batin (意 yi4) benar sebenar-benarnya apa adanya, memerlukan kemanunggalan (menyatu) dengan kebenaran dan tidak menipu diri sendiri.

致, 推極也。

致 zhi4 (memperluas), adalah mendorong sampai titik maksimal.

知,猶識也。

知 zhi1 (mengerti / memahami / mengetahui), (artinya adalah) tetap memahami (walau sampai rentang lingkup maksimal).

推極吾之知識,欲其所知無不盡也。

Untuk memperluas pengetahuan seseorang sampai titik maksimal, memerlukan pendalaman tak terbatas tentang hal-hal yang telah dipahami.

格,至也。

格 ge2 (pola / sifat alami), (dipahami/diteliti) sampai (pemahaman) paling mendalam.

物,猶事也。

物 wu4 (benda / entitas), (artinya) tetap masalah / situasi.
|
窮至事物之理,欲其極處無不到也。

Untuk secara menyeluruh memahami pola/sifat alami segala benda dan masalah, maka diperlukan tidak ada titik terjauh pencapaian seseorang yang tidak digapai.

此八者,大學之條目也。

Delapan prinsip ini (prinsip2 di atas), adalah perincian Da4 Xue2.
Berdasarkan urai di atas maka

1-4

古之欲明明德於天下者,先治其國;
欲治其國者,先齊其家;
欲齊其家者,先脩其身;
欲脩其身者,先正其心;
欲正其心者,先誠其意;
欲誠其意者,先致其知;
致知在格物。

dapat ditafsirkan menjadi sebagai berikut:

Karenanya sejak dulu jika berkehendak untuk membuat seluruh manusia di dunia mampu untuk mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali kebajikan alami mereka, pertama harus mampu memerintah negara (dengan arif bijaksana);

Jika berkehendak untuk mampu memerintah negara (dengan arif bijaksana), maka harus terlebih dahulu mampu mengatur keluarga dengan baik;

Jika berkehendak untuk mampu mengantur keluarga dengan baik, maka harus terlebih dahulu mampu mengatur dan mengembangkan diri sendiri;

Jika berkehendak untuk mampu mengatur dan mengembangkan diri sendiri, maka terlebih dahulu memperbaiki batin;

Jika berkehendak untuk mampu memperbaiki batin, maka terlebih dahulu memiliki pemikiran yang tulus (benar sebenar-benarnya apa adanya, menyatu dengan kebenaran dan tidak menipu diri sendiri);

Jika berkehendak untuk memiliki pemikiran yang tulus, maka terlebih dahulu harus mengembangkan pengetahuan dan memperdalam pemahaman (mengembangkan pengetahuan sampai titik maksimal dan melakukan pendalaman tak terhingga dalamnya terhadap hal-hal yang telah dipahami);

Mengembangkan pengetahuan dan memperdalam pemahaman, terletak pada pengamatan/penelitian pola/sifat alami berbagai benda/masalah.


 1-5
物格而后知至,
知至而后意誠,
意誠而后心正,
心正而后身脩,
身脩而后家齊,
家齊而后國治,
國治而后天下平。
============================

注:

治,去聲,後放此。物格者,物理之極處無不到也。知至者,吾心之所知無不盡也。知既盡,則意可得而實矣,意既實,則心可得而正矣。脩身以上,明明德之事也。齊家以下,新民之事也。物格知至,則知所止矣。意誠以下,則皆得所止之序也。
============================

治,去聲,後放此。

治 (zhi4 memerintah), (dulunya) bernada 去 (qu4 - nada ketiga, thus治 dulu dibaca zhi3), kemudian menjadi seperti sekarang.

物格者,物理之極處無不到也。

Pola / sifat alami benda/masalah adalah, prinsip2 alami benda/masalah sampai titik termaksimalnya (sekecil atau sesulit apa pun prinsip2 itu) tidak ada yang tidak dijangkau (dijangkau dengan dipahami atau diteliti/diamati).

知至者,吾心之所知無不盡也。

Pengetahuan (telah) terdalami / terkembangkan adalah, untuk secara menyeluruh mendalami apa yang telah dimengerti oleh batin.

知既盡,則意可得而實矣,意既實,則心可得而正矣。

Setelah pengetahuan terdalami secara menyeluruh, maka pemikiran (ekspresi batin) dapat mencapai kebenaran, (setelah) pemikiran menjadi benar, maka batin dapat diperbaiki.

脩身以上,明明德之事也。

Semuanya dari pengembangan diri di atas (pengembangan diri, memperbaiki batin, membuat pemikiran menjadi benar, mengerti tentang pencapaian tertinggi, mengamati pola dan sifat alami segala sesuatu), semuanya adalah bagian dari 明明德 - mencerahkan/menemukan/mewujudkan kembali kebajikan alami.

齊家以下,新民之事也。

Semuanya dari mengatur keluarga ke bawah (mengatur keluarga, memerintah negara, membawa kedamaian ke dunia) adalah bagian dar i新民 - memperbarui rakyat, mendorong orang lain untuk juga mencerahkan / menemukan / mewujudkan kembali kebajikan alami mereka.

物格知至,則知所止矣。

Memperdalam pengetahuan dan pemahaman atas pola dan sifat alami segala sesuatu dan bagaimana mencapai pemahaman tertinggi adalah pemahaman di mana harus berhenti (setelah mencapai puncak kebajikan).

意誠以下,則皆得所止之序也。

Semuanya dari pemikiran telah menjadi tulus (benar sebenar-benarnya apa adanya) ke bawah (pemikiran telah menjadi tulus, batin telah diperbaiki, kualitas karakter diri telah ditingkatkan, keluarga telah dapat diatur dengan baik, negara telah diperintah dengan arif bijaksana dan dunia telah berada dalam kedamaian) adalah tahapan-tahapan mencapai puncak kebajikan di titik seseorang harus berhenti.

==================
berdasarkan uraian di atas maka

1-5

物格而后知至,
知至而后意誠,
意誠而后心正,
心正而后身脩,
身脩而后家齊,
家齊而后國治,
國治而后天下平。

dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Hanya setelah pola / sifat / prinsip alami segala sesuatu telah dapat dipahami (sampai titik termaksimalnya, sekecil atau sesulit apa pun prinsip2 itu tidak ada yang tidak dijangkau dengan dipahami atau diteliti/diamati), maka pengetahuan dapat terdalami dengan sempurna (secara menyeluruh mendalami apa yang telah dimengerti oleh batin),

Hanya setelah pengetahuan telah terdalami dengan sempurna (secara menyeluruh mendalami apa yang telah dimengerti oleh batin), maka pemikiran (ekspresi batin) dapat menjadi tulus (benar sebenar-benarnya apa adanya),
Hanya setelah pemikiran (ekspresi batin) menjadi tulus (benar sebenar-benarnya apa adanya), maka batin dapat diperbaiki (menjadi berbudi luhur),

Hanya setelah batin diperbaiki (menjadi berbudi luhur), maka kualitas karakter diri dapat ditingkatkan dan teratur,

Hanya setelah diri sendiri kualitas karakternya meningkat dan teratur, maka dapat mengatur keluarga dengan baik,

Hanya setelah dapat mengatur keluarga dengan baik, maka dapat memerintah negara (dengan arif bijaksana),

Hanya setelah negara dapat diperintah dengan arif bijaksana, maka dunia akan menjadi damai.

 ‎1-6. 自天子以至於庶人,壹是皆以修身為本。

注:

壹是,一切也。正心以上,皆所以脩身也。齊家以下,則舉此而措之耳。

壹是,一切也。

壹 (yi1) 是 (shi4), maksudnya adalah "semuanya".

正心以上,皆所以脩身也。

Dari 正心 (zheng4xin1) ke atas (心正 - batin diperbaiki menjadi berbudi luhur, 意誠 - pemikiran /ekspresi batin menjadi tulus benar sebenar-benarnya apa adanya, 知至pengetahuan telah terdalami dengan sempurna secara menyeluruh mendalami apa yang telah dimengerti oleh batin, 物格 - pola / sifat / prinsip alami segala sesuatu telah dapat dipahami sampai titik termaksimalnya, sekecil atau sesulit apa pun prinsip2 itu tidak ada yang tidak dijangkau dengan dipahami atau diteliti/diamati; lihat bagian 1-5), semuanya adalah metode pelatihan / pengembangan diri.

齊家以下,則舉此而措之耳。

Dari 齊家 (qi2jia1) ke bawah (家齊 - mengatur keluarga dengan baik, 國治 - memerintah negara dengan arif bijaksana, 天下平 dunia menjadi damai; lihat 1-5), adalah untuk digenggam dan dilaksanakan.

berdasarkan uraian di atas maka:

1-6. 自天子以至於庶人,壹是皆以修身為本。

dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Dari penguasa tertinggi (Tianzi/kaisar) turun sampai dengan rakyat jelata, semuanya berpedoman pada pelatihan/pengembangan diri/karakter sebagai akar dari segalanya.

 1.7 其本亂而末治者否矣,其所厚者薄,而其所薄者厚,未之有也!

注:

本,謂身也。所厚,謂家也。此兩節結上文兩節之意。

本,謂身也。

本 (ben2 akar), maksudnya adalah diri sendiri / individu.

所厚,謂家也。

所厚 (suo3 hou4 - lit. yang bertambah/bertumbuh), maksudnya adalah keluarga (yang tumbuh berkembang dari individu).

此兩節結上文兩節之意。

Kedua bagian ini (1-6 dan 1-7) adalah penyimpulan dari arti dua bagian sebelumnya (1-4 dan 1-5).

berdasarkan uraian di atas maka

1.7 其本亂而末治者否矣;其所厚者薄,而其所薄者厚,未之有也!

dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Bila awal (lit. akar - individu) kacau maka tidak akan ada ujung (hasil) yang teratur;

Menganggap hal penting (lit. keluarga - maksudnya mengatur keluarga) sebagai hal sepele (lit. tipis), dan mengganggap hal sepele sebagai hal penting (lit. tebal), tidak pernah ada hal demikian !


  右經一章,蓋孔子之言,而曾子述之。凡二百五字。其傳十章,則曾子之意而門人記之也。舊本頗有錯簡,今因程子所定,而更考經文,別為序次如左。凡千五百四十六字。凡傳文,雜引經傳,若無統紀,然文理接續,血脈貫通,深淺始終,至為精密。熟讀詳味,久當見之,今不盡釋也。

Bagian kitab (經) di atas satu bab, dianggap adalah ajaran dari Kongzi yang dibabarkan kemudian oleh Zengzi.Sekitar 205 huruf. Sedangkan bagian penjelasan 傳 10 bab, adalah penafsiran Zengzi yang dicatat oleh murid-muridnya. Edisi lama memiliki banyak kesalahan penempatan (baik huruf maupun kalimat). Dalam edisi yang sekarang (yang dirangkum Zhu Xi), saya (Zhu Xi) mengikuti perbaikan yang dilakukan oleh Chengzi, juga melakukan penelitian lebih mendalam mengenai tulisan ini, dan membaginya menjadi urutan yang teratur. Bagian penjelasan sekitar 1546 huruf, bercampur antara bagian kitab dan penjelasan, sekilas bagian penjelasan ini menjelaskan bagian-bagian tertentu dari kitab secara terpilah-pilah sehingga kelihatannya tidak memiliki keterhubungan. Tetapi inti tulisannya mengikuti (dengan kitab) dan saling terhubung layaknya pembuluh darah. Mendalam ataupun ringan, awal ataupun akhir, semuanya memiliki keakuratan yang sangat tinggi. Jikalau dipelajari sungguh-sungguh dan dimengerti intinya, maka akan dapat melihatnya (keakuratan yang dimaksud kalimat sebelumnya), tanpa pernah akan kehilangan arti penting makna penjelasannya.


 catatan: perbaikan dari Chengzi dan Zhuxi ini terlihat di susunan bagian penjelasan, yaitu urutan2 penjelasannya. Di text lama urutan ini memang kelihatan tidak teratur, setelah disunting oleh Chengzi dan Zhuxi, bagian penjelasan ini menjadi lebih terurut dan teratur.

Bagian Penjelasan

I-1

康誥曰:「克明德。」

注:

康誥,周書。克,能也。
康誥 (kang1 gao4), adalah sub-bab dari bab周書 (Zhou1 Shu1); . 克 (ke4), artinya adalah mampu/bisa/dapat.
catatan tambahan: 康誥 adalah salah satu sub-bab dari周書 (Zhou1 Shu1) yang merupakan bab dari尚书 (shang1 shu4) / kitab dokumen sejarah

berdasarkan uraian di atas, maka

I-1

康誥曰:「克明德。」

dapat ditafsirkan menjadi sebagai berikut:

(Di dalam) 康誥 dituliskan: bahwa(周文王 Zhou1 Wen2wang2) mampu mewujudkan kembali 明德.

Berkaitan dengan 明明德 (lihat bagian kitab 1-1) yaitu mencerahkan/menemukan/mewujudkan kembali kebajikan alami; maka 康誥 menunjukkan contoh jelas bahwa para leluhur mampu mewujudkan kembali 明德. Dalam 康誥 terutama contoh yang ada adalah 周文王 Zhou1 Wen2wang2.

berikut ayat ke 2 康誥 yang berhubungan dengan I-1

康誥:

王若曰:「孟侯,朕其弟,小子封。惟乃丕顯考文王,克明德慎罰;不敢侮鰥寡,庸庸,祗祗,威威,顯民,用肇造我區夏,越我一、二邦以修我西土。惟時怙冒,聞于上帝,帝休,天乃大命文王。殪戎殷,誕受厥命越厥邦民,惟時敘,乃寡兄勖。肆汝小子封在茲東土。

 I-2

大甲曰:「顧諟天之明命。」

注:

大,讀作泰。諟,古是字。大甲,商書。顧,謂常目在之也。諟,猶此也,或曰審也。天之明命,即天之所以與我,而我之所以為德者也。常目在之,則無時不明矣。

大,讀作泰。

Huruf 大 (da4), dalam konteks ini dilafalkan menjadi tai4.

諟,古是字。

Huruf 諟 (shi4), adalah bentuk lama dari huruf 是 (shi4).

大甲,商書。

大甲 (Tai4 Jia3), adalah sub-bab dari商書 (Shang1 Shu4).
catatan tambahan: 商書 (Shang1 Shu4 - buku mengenai sejarah dinasti Shang1) adalah bab dari尚书 (shang1 shu4) / kitab dokumen sejarah. Ada 3 sub-bab 大甲 di dalam bab商書. perhatikan hurufnya yang berbeda, juga nada intonasinya.

顧,謂常目在之也。

顧 (gu4), artinya adalah sering melihat/mengamati/memperhatikan.

諟,猶此也,或曰審也。

諟 (shi4),artinya tetap sebagaimana mestinya yaitu sama dengan是 (shi4), mungkin juga maksudnya adalah memperkuat makna "mengamati/mengkaji" (dari huruf sebelumnya yaitu顧 gu4).

天之明命,即天之所以與我,而我之所以為德者也。

天之明命 (tian1 zhi1 ming2 ming4), maksudnya Tian1 adalah kenapa saya ada, sedangkan saya adalah kenapa 德 de2 diwujudkan.
catatan tambahan: 天之明命 adalah konsep di mana setiap manusia memiliki 明德dan adalah 天命 bahwa setiap manusia seharusnya 明明
德 (lihat 1-1):
- 明德 ming2 de2 kebajikan alami (literal:kebajikan tercerahkan) adalah, kebajikan yang didapatkan secara alamiah oleh manusia;
- 明明德ming2 ming2 de2 mencerahkan / mewujudkan / menemukan kembali明德.

常目在之,則無時不明矣。

常目在之 chang2 mu4 zai4 zhi1, adalah tidak sedikit waktu pun tidak mengerti

berdasarkan uraian di atas, maka

I-2

大甲曰:「顧諟天之明命。」

dapat diartikan sebagai berikut:

(Di dalam) 大甲 dituliskan: selalu memperhatikan (tidak sedetikpun tidak memperhatikan) dan memahami天命 tian1 ming2 untuk mampu mewujudkan kembali 明德. Dalam hal ini yang dimaksudkan adalah raja 湯Tang1 pendiri dinasti 商Shang1 selalu memperhatikan (tidak sedetikpun tidak memperhatikan) dan memahami天命 tian1 ming2 untuk mampu mewujudkan kembali 明德.

berikut ayat 1 dari 太甲上 mengenai I-2

太甲上:

惟嗣王不惠于阿衡,伊尹作書曰:「先王顧諟天之明命,以承上下神祇。社稷宗廟,罔不祗肅。天監厥 德,用集大命,撫綏萬方。惟尹躬克左右厥辟,宅師,肆嗣王丕承基緒。惟尹躬先見于西邑夏,自周有終。相亦惟終;其後嗣王罔克有終,相亦罔終,嗣王戒哉!祗 爾厥辟,辟不辟,忝厥祖。」.



I-3 帝典曰:「克明峻德。」

注:

峻,書作俊。帝典,堯典,虞書。峻,大也。

峻,書作俊。

Huruf 峻 jun4 (tinggi, biasanya sebagai kata sifat bagi gunung/bukit tinggi), dalam gaya penulisan lain adalah huruf 俊 jun4 (indah, agung, mengagumkan). Dalam hal ini峻 dipakai sebagai kata sifat penguat arti.

帝典,堯典,虞書。

帝典 di4 dian3, adalah堯典 yao2 dian3, bab dari虞書 yu2 shu1 (buku mengenai sejarah periode sebelum dinasti Xia, yaitu masa Yao-Shun-Yu) bagian dari 尚书 (shang1 shu4) / kitab dokumen sejarah.

峻,大也。

峻 jun4, artinya adalah agung.

berdasarkan uraian di atas, maka

I-3 帝典曰:「克明峻德。」

dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Bab 帝典 di4 dian3 /堯典 yao2 dian3, yaitu bab dari 虞書 yu2 shu1 bagian dari 尚书 (shang1 shu4) / kitab dokumen sejarah, mencatat bahwa raja 堯Yao2 mampu mewujudkan明德 ming2 de2 yang agung (明峻德).

berikut ayat yang bersangkutan dengan I-3

堯典:

曰若稽古帝堯,曰放勳,欽、明、文、思、安安,允恭克讓,光被四表,格于上下。克明俊德,以親九族。九族既睦,平章百姓。百姓昭明,協和萬邦。黎民於變時雍。



I-4 皆自明也。

注:

結所引書,皆言自明己德之意。

結所引書,皆言自明己德之意。

Dirangkum dari dalam buku (maksudnya dirangkum dari 尚书 (shang1 shu4) / kitab dokumen sejarah, semuanya dituliskan dengan upaya diri sendiri mewujudkan kembali 明德.

berdasarkan uraian di atas maka

I-4

皆自明也。

dapat ditafsirkan sebagai berikut

Mereka semuanya (周文王 Zhou1 Wen2wang2, 商湯Shang1 Tang1, 帝堯 Di4 Yao2) dengan upaya diri sendiri mewujudkan kembali 明德.


  catatan perbaikan oleh Chengzi dan penjelasan Zhu Xi:

右傳之首章。釋明明德。

Penjelasan I (di atas) diajarkan / diwariskan sebagai penjelasan paling awal. Menjelaskan tentang 明明德 (mencerahkan/menemukan/mewujudkan kembali kebajikan alami).

此通下三章至「止於信」,舊本誤在「沒世不忘」之下。

Melewati 3 bab penjelasan ke bawah, (2 bab penjelasan) di edisi lama memiliki kesalahan pengurutan, [jangan dilupakan] ada di bawah.

catatan tambahan: di edisi lama Da Xue, bagian penjelasan terdapat 2 bab yang sepertinya memiliki kesalahan pengurutan, yaitu bab yang menjelaskan ketulusan dan bab yang menjelaskan pelatihan diri